Suara.com - Isu retaknya hubungan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh semakin kuat beredar. Muncul dugaan bahwa Jokowi terluka ketika Surya Paloh memutuskan Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2024.
Dugaan ini diutarakan oleh politisi senior Zulfan Lindan mengenai hubungan dua tokoh besar tersebut.
"Kedekatannya itu sudah sangat luar biasa, mungkin Pak Jokowi merasa terluka ketika Bang Surya mencalonkan Anies sebagai Capres," kata Zulfan Lindan, dikutip Mamagini dari Youtube Total Politik, Kamis (8/12/20222).
Zulfan beranggapan, Surya Paloh sudah membicarakan soal deklarasi Anies Baswedan tersebut kepada Presiden Jokowi sebelum benar-benar mengumumkannya. Namun Zulfan yakin, ada perbedaan pendapat di sana.
"Apakah sebelumnya sudah dibicarakan, pasti sudah. Nggak mungkin Bang Surya nyelonong sendiri," katanya.
"Kita pun nggak tahu, Pak Jokowi kesan-kesannya tidak mau, tapi Bang Surya tetap nyelonong. Itu yang mungkin terjadi clash," lanjutnya.
Kenekatan Surya Paloh mendeklarasikan Anies inilah yang kemungkinan membuat Presiden Jokowi marah.
"Yang bikin marah itu dijalankan juga, walaupun nggak setuju," kata Zulfan.
Kerenggangan hubungan Jokowi dan Surya Paloh setelah deklarasi pencalonan presiden Anies Baswedan ini mulai terlihat kala keduanya bertemu.
Baca Juga: Pedas! PSI Dibilang Partai Tak Penting, Terlalu Sering Jatuhkan Anies Sampai Ditinggal Kader
Beberapa gestur Jokowi dan Surya Paloh terlihat canggung dan menunjukkan arti tertentu. Jokowi terlihat absen dalam ulang tahun Partai Nasional Demokrat. Padahal melihat agenda kegiatan, seharusnya ada penanyangan VT berisikan amanat dan ucapan selamat Presiden RI, setelah Paloh selesai pidato.
Saat keduanya bertemu di HUT Partai Golkar, Jokowi juga tampak enggan memeluk Surya Paloh. Paloh kemudian tampak menyalami Jokowi dengan tangan kanan, sementara tangan kirinya terlihat berada di punggung Jokowi. Usai bersalaman, tangan kanan Paloh menepuk-nepuk lengan kiri Jokowi.
Ia tampak tertawa dalam momen tersebut. Sementara itu, tangan kanan Jokowi juga terlihat menepuk bahu kiri Paloh.
Terbaru, Surya Paloh mengaku tak bisa menghadiri undangan pernikahan putra ketiga Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
Hal ini lantaran Surya Paloh tengah berada di Jerman untuk menjalani pengobatan. Ia pun telah mengirim surat perihal tersebut kepada Jokowi.
Surya Paloh telah berada di luar negeri sejak 24 November 2022 hingga awal Januari 2023 nanti.
Berita Terkait
-
Pedas! PSI Dibilang Partai Tak Penting, Terlalu Sering Jatuhkan Anies Sampai Ditinggal Kader
-
Hotman Paris Minta Presiden Jokowi Batalkan KHUP Terbaru: Dapat Rusak Iklim Pariwisata Indonesia
-
Absen di Pernikahan Kaesang, Pengamat Duga Surya Paloh Menghindar
-
Heboh Anies Safari Politik Naik Private Jet, Apa Kata NasDem?
-
Jelang Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Keluarga Jokowi Gelar Pengajian
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun