Suara.com - Munculnya informasi tentang perempuan misterius di rumah Ferdy Sambo mencuat di persidangan. Hal ini dinyatakan oleh Bharada E pada persidangan hari Rabu (30/11/2022).
Soal teka-teki perempuan misterius yang menangis keluar dari rumah jalan Bangka tersebut kemudian juga dibuka oleh pengacara keluarga mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Kamaruddin menyebutkan bahwa memang ada dugaan perempuan yang ia sebut sebagai 'piala bergilir' para Jenderal Polri.
"Yang berselingkuh itu Ferdy Sambo dengan para si cantik-cantik itu, yang disebut oleh informan saya seorang jenderal itu piala begilir," ujar Kamaruddin Simanjuntak dalam perbincangannya di Televisi Swasta.
"Ada beberapa perempuan tapi salah satunya si piala bergilir yang sudah dipakai juga oleh yang lain. Sudah ada jenderal yang lain yang menggunakan [perempuan] itu," tambahnya.
Menurut Kamaruddin, perempuan yang disebut piala bergilir itu adalah perempuan simpanan yang sudah berhubungan dengan para jenderal di kepolisian termasuk Ferdy Sambo.
"Artinya wanita ini bisa dipakai oleh para jenderal-jenderal itu, karena si wanita itu mungkin dia punya trauma masa lalu dia bercerai informasinya dengan suaminya kemudian dia pun mungkin juga sambil mengejar karir juga melampiaskan dendamnya kepada mantannya kan begitu," kata Kamaruddin.
"Jadi dia mau saja dipakai oleh para jenderal-jenderal itu,"tuturnya.
'Piala Bergilir' Bikin Sambo Dendam ke Yosua?
Kamaruddin dalam acara yang sama menyebutkan bahwa Ferdy Sambo memiliki dendam kepada Brigadir J. Hal ini yang kemudian berakhir pada pembunuhan ajudannya sendiri.
"Motifnya adalah Ferdy Sambo ada dendam ke Yosua karena Yosua ini disalahgunakan oleh Putri Candrawathi dan juga disalahgunakan oleh Ferdy Sambo," ungkap Kamaruddin di stasiun televisi swasta yang dikutip Suara.com pada Minggu (11/12/2022).
"Dia kan polisi diangkat sebagai ajudan Ferdy sambo kemudian jadi ajudan istri, tetapi karena seringnya pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri khususnya menyangkut perempuan itu maka Putri juga memanfaatkan Yosua untuk mencari tahu atau ikut melacak siapa itu perempuan," imbuhnya.
Kamaruddin menyebutkan bahwa ada kemungkinan Putri Candrawathi memanfaatkan Brigadir J untuk mencari tahu soal perempuan lain yang dekat dengan Ferdy Sambo. Hal ini yang kemudian memicu dendam Ferdy Sambo pada Brigadir J.
"Sebagai contoh soal perempuan piala bergilir yang saya dapat [informasi] dari jenderal polisi senior, menurut intel saya waktu itu kan Putri mengajak almarhum dan ajudan lain mencari perempuan itu yang piala bergilir itu, tapi satu jam mutar-mutar dari Kemang tidak ketemu lalu mereka mendapat info yang dicari sudah masuk ke rumah Bangka," ujar Kamaruddin.
Yosua yang diminta mencari tahu oleh Putri Candrawathi mengenai perempuan tersebut yang kemudian akhirnya memicu dendam Ferdy Sambo.
"Sebenarnya itu lah salah satu motif daripada Ferdy Sambo kepada Yosua, karena Yosua ini dianggap membantu Putri Candrawathi tetapi Ferdy Sambo tak sadar ajudan kan tak bisa berbuat apa-apa," tuturnya lagi.
Berita Terkait
-
Momen Kebersamaan Brigadir J dan Ferdy Sambo Serta Anak-anaknya, Kuat Maaruf juga Putri Candrawathi Tidak Nampak Terlihat
-
Cecar Eks Jubir KPK Soal Celana Dalam dan Kelamin Putri Candrawathi, Kamaruddin: Kalau Sama-sama Basah Suka Sama Suka!
-
Tiga Elemen yang Bisa Ungkap Dalang di Balik Kematian Yosua, Cek Apa Saja
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK
-
PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global
-
KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong
-
Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni
-
Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'
-
KPK Klaim Belum Ada Permintaan Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah
-
Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?