Suara.com - Acara kirab Kaesang-Erina di jalanan Kota Surakarta menjadi perhatian publik. Salah satunya saat momen Presiden Jokowi melambaikan tangan kepada masyarakat yang hadir menyaksikan prosesi kirab pengantin.
Ribuan masyarakat berama-ramai menonton pawai iring-iringan pengantin dan keluarga Presiden Joko Widodo. Pada kirab tersebut Jokowi ikut iring-iringan dan melambaikan tangan pada masyarkaat yang datang.
Foto lambaian tangan Jokowi saat kirab yang kemudian dikomentari oleh Tifauzia Tyassuma atau biasa dikenal dokter Tifa.
Dokter Tifa menyebutkan bahwa Jokowi memang suka menggunakan bahasa simbol, bahkan saat melambaikan tangan di kirab Kaesang-Erina.
"Pak Jokowi memang suka bahasa simbol. Artinya dengan 6.000 tamu, 10.800 pasukan dan puluhan ribu rakyat menyaksikan Kirab nikah," tulis dokter Tifa di akun Twitternya pada Senin (12/12/2022).
"Lambaian tangan beliau seakan menyatakan: Wahai Rakyatku, Pandemi sudah beres. Indonesia bebas COVID-19! Yes! Hidup Jokowi!" imbuhnya.
Diketahui bahwa kasus baru Covid-19 di Indonesia masih ada meski tidak tinggi. Setidaknya pada catatan resmi, rata-rata kasus Covid-19 selama tujuh hari belakangan adalah 2.792 kasus.
Cuitan dokter Tifa sendiri sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Ibu ini pendapatnya tentang Covid-19 sangat tidak konsisten. Banyak jejak digitalnya yang penting nyinyir dari sudut mana saja," komentar warganet.
Baca Juga: Anies Baswedan Kenakan Jas Biru di Tasyakuran Kaesang Pangarep, Kode Pada Jokowi?
"Lambaian tangannya menyatakan wahai rakyatku sebentar lagi saya selesai," imbuh warganet lain.
"Enggak ada alasan Pemilu ditunda gara-gara cuvad-covid," tambah lainnya.
"Covid-19 tergantung pasukan Jokowi, kalau pasukan udah bilang pandemi sudah beres ya beres lah," tulis warganet di kolom komentar.
"Pandemi sudah beres lah, terima kasih Pak Jokowi," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara