Suara.com - Polda Metro Jaya meringkus AS (25), warga Jakarta Barat lantaran hendak mengedarkan sabu dalam bentuk cair pada malam pergantian tahun 2022. Sabu cair sebanyak 1,17 liter sabu cair itu dikemas tersangka dengan menggunakan botol liquid yang biasa untuk rokok elektrik atau vape.
Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan, sabu cair ini nantinya dikonsumsi dengan cara dicampurkan ke dalam kopi. Bahkan sudah ada yang berbentuk liquid.
“Dia baru coba, baru coba untuk sabu cair. Ini sangat rawan juga ya karena dia bisa campur kopi bisa campur dengan liquid,” katanya, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/12/2022).
Mukti mengatakan, jika sampai sabu cair ini beredar di tengah masyarakat tentu saja bakal sangat berbahaya. Pasalnya masyarakat bisa langsung mengonsumsi sabu dengan cara meminum kopi.
Beruntung saat itu, polisi langsung menyita barang haram yang dikirim dari Iran, begitu sampai di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (27/11/2022) lalu.
"Tapi yang rawan kopi, kalau kopi kan dia bisa fly langsung ya. Jadi ga perlu di rumah aja dia bisa fly langsung," katanya.
Mukti mengatakan, AS sendiri bisa melakukan pemesanan sabu cair lantaran punya koneksi dengan seorang bandar yang berada di Iran.
Menurut pengakuan tersangka, kata Mukti, AS baru pertama kali melakukan pemesanan sabu cair itu. AS sengaja memesan barang haram itu untuk diedarkan di Jakarta, pada malam tahun baru.
“Jakarta untuk pesta tahun baru. Belum beredar, keburu kami cegah,” ungkapnya.
Baca Juga: Kapolsek Tambun Diperiksa Propam Polda Metro Jaya Buntut Dua Tahanan yang Kabur dari Sel
Berita Terkait
-
Kapolsek Tambun Diperiksa Propam Polda Metro Jaya Buntut Dua Tahanan yang Kabur dari Sel
-
Tolak Permononan Perlindungan, LPSK Sarankan Sel AKBP Doddy Cs Dipisahkan dari Teddy Minahasa
-
Wujudkan Jakarta Kota Metropolitan yang Beradab di Jalan Raya, Polisi Tambah 60 Unit ETLE Mobile pada 2023
-
Selain Dipukuli Majikan, ART di Apartemen Simprug Sempat Disuruh Makan Kotoran Anjing
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan