Suara.com - Beredar informasi yang menyatakan bahwa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo telah diboikot oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Video tersebut diunggah pada tanggal 13 Desember 2022 yang menyebutkan bahwa Ganjar diboikot Bawaslu karena melaporkan Anies Baswedan dengan bukti palsu.
Pada thumbnail video tampak suasana ruangan dengan sosok Anies dan Ganjar di dalamnya.
Berikut narasinya:
"GANJAR DI BOIKOT BAWASLU TAK BISA NYAPRES AKIBAT LAPORKAN ANIES HANYA FITNAH TANPA BUKTI JADI BEGINI"
Gara2 Laporkan Anies Dengan Bukti Palsu?Ganjar Malah Di Boikot Bawaslu Tak Bisa Nyapres 2024?? Viral"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Menurut penelusuran, isi video tersebut tak berisi tentang pemboikotan Ganjar Pranowo oleh Bawaslu.
Isi video berbeda dengan thumbnail, sebab berisi tentang narasi sejumlah artikel dari berbagai media.
Salah satu isi video tersebut menampilkan artikel dari Jawapos.com dengan judul "Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu, NasDem: Yang Dilanggar Apa?", tayang pada 8 Desember 2022.
Selain artikel Jawapot, video itu juga menarasikan pemberitaan dari detiknews berjudul "Kajian Awal Bawaslu: Anies Baswedan Belum Melanggar Aturan Pemilu", di mana pada 12 Desember 2022.
Hingga artikel ini dipublikasi, tidak ada pemberitaan yang valid yang mewartakan Ganjar telah diboikot Bawaslu karena melaporkan Anies.
Kesimpulan
Melalui penjelasan di atas, maka informasi yang menyebutkan bahwa Bawaslu membikot Ganjar Pranowo karena membuat laporan palsu tentang Anies adalah salah.
Berita Terkait
-
Tak Diajak Foto di Nikahan Kaesang, Anies Telah 'Dilecehkan' oleh Jokowi!
-
CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Imbau Warga Miskin Sedekah Biar Tak Ngundang Bencana, Benarkah?
-
'Beliau Dicolek Juga Oke' Ganjar Ungkap Hubungan Dekatnya dengan Jokowi, Mulai dari Makan Soto hingga Ngomongin Gibran
-
CEK FAKTA: Benarkah Arya Saloka dan Putri Anne Bercerai di Tahun 2021?
-
Bikin Geger Lewat Safari Politik Sana-sini, Lawan Anies Baswedan Dinilai Terlalu Khawatir, Padahal...
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Heboh! Dua Ponsel Harga Limit Rp73 Ribu Laku Puluhan Juta di Lelang KPK, Kok Bisa?
-
Investigasi TAUD: Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Diduga Ikut Terkena Cipratan Air Keras
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
-
TAUD Desak Polisi Lacak Pembuat Foto AI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
-
Prabowo Kaji Efisiensi Anggaran ala Pakistan, Potong Gaji Anggota DPR dan Kabinet
-
DPR Siap Dukung Kebijakan Efisiensi Prabowo, Termasuk WFH dan Pemotongan Gaji Pejabat
-
Eks Penasihat PM Israel Bongkar Skenario Partai Likud Selamatkan Benjamin Netanyahu
-
Polisi Ungkap Rute Pelarian Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-5 Idulfitri, 5.500 Pemudik Tinggalkan Jakarta Lewat Terminal Kalideres
-
Prabowo Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR, Tak Boleh Beli AC dan Mobil