Suara.com - Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menjadi saksi untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di persidangan pembunuhan berencana Brigadir J pada Selasa (13/12/2022) kemarin.
Dalam kesempatan itu, kesabaran Bharada E seperti diuji lewat beberapa pertanyaan yang diajukan penasihat hukum kedua terdakwa.
Seperti ketika Bharada E dicecar oleh Sarmauli Simangunsong yang merupakan kuasa hukum Putri. Saat itu Sarmauli menanyakan kejadian di Magelang berdasarkan BAP Bharada E tertanggal 15 Agustus 2022.
"Di situ Saudara bilang bahwa melihat Yosua dan Kuat lagi adu mulut. Kemudian Saudara menyatakan, 'Kalau mau ribut jangan di dalam rumah, kasihan Ibu lagi sakit'," ungkap Sarmauli.
Sesekali Bharada E tampak mengangguk dan mengiyakan ucapan Sarmauli tersebut. Mendapati Sarmauli tidak melanjutkan pernyataannya, Bharada E pun menerangkan bahwa BAP tersebut telah dicabut.
"Jadi itu sudah saya cabut keterangannya, Ibu," ujar Bharada E.
"Saya belum bertanya lebih lanjut, yang Saudara cabut yang mana?" sambung Sarmauli.
Namun sikap Sarmauli ini langsung dimentahkan oleh Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso. "Entar dulu. Apa yang mau ditanyakan dulu? Supaya tidak terjebak," ungkap Wahyu.
Sarmauli masih berusaha mendebat dan mengaku tidak pernah mendengar bahwa BAP tersebut telah dicabut. Namun kembali Wahyu meminta Sarmauli untuk melanjutkan pertanyaannya sebelum mencecar Bharada E.
Baca Juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Dinyatakan Penuh Kebohongan, Tapi Soal Ini Kuat Maruf Malah Jujur
Perdebatan kusir tidak bisa dihindarkan, hingga akhirnya Bharada E menegaskan kalau BAP tanggal 15 Agustus 2022 memang telah dicabut olehnya.
"Di bulan September kalau tidak salah Ibu, coba Ibu cek lagi. Coba Ibu baca lagi di bulan September," terang Bharada E.
Wahyu juga berusaha menengahi bahwa yang dipegang adalah kesaksian yang diungkap di persidangan.
Menariknya, kendati telah coba diberi pengertian oleh Wahyu, Sarmauli tetap lanjut mencecar Bharada E. Pengacara wanita itu tetap mempertanyakan mana keterangan yang benar mengenai kondisi Putri di tanggal 8 Juli 2022.
Rupanya Bharada E pernah membuat BAP dengan keterangan Putri yang tampak baik-baik saja di tanggal 8 Juli 2022. Namun di lain kesempatan, Bharada E juga menyebut Putri tidak dalam kondisi baik-baik saja bahkan harus dipapah oleh asisten rumah tangganya, Susi.
"Bahkan tanggal 8, Richard melihat Ibu turun tangga dengan dipapah oleh Susi. Tetapi dalam sidang hari ini Richard menyatakan Ibu PC sehat-sehat segar-segar saja. Yang saya mau tanyakan keterangan Saudara mana yang benar?"
Berita Terkait
-
Terindikasi Bohong, Hasil Uji Poligraf Ferdy Sambo, Putri, dan Kuat Maruf Ternyata Minus!
-
Terungkap! Ini Makna 'Duri dalam Rumah Tangga' Hasutan Kuat Ma'ruf ke Putri Candrawathi
-
Mati Kutu, Ini Rentetan Pernyataan Putri Candrawathi yang Dibantah Tegas Bharada E
-
Cara Bharada E Tembak Brigadir J Dilihat Kuat Maruf Sambil Berjalan dan Berulang Kali Meski Sudah Terkapar
-
Saksi Ahli Diperiksa dalam Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir Yosua Hari Ini, Bharada E Hadir Secara Virtual
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh
-
KPK Buka Peluang Periksa Rieke Diah Pitaloka Terkait Kasus Ijon Proyek Bupati Bekasi
-
Istana Buka Pintu Lebar-lebar: Silakan Kritik Jika Pemerintah Lalai, Kami Terbuka