Suara.com - Sebagian warga Surabaya, Jawa Timur baru saja dikejutkan dengan tewasnya seorang bayi berusia dua bulan yang disebut usai diberi minum susu formula. Berdasarkan data laporan BPBD Kota Surabaya, bayi prematur itu memiliki riwayat penyakit kelainan jantung.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Semolowaru Utara, Kota Surabaya. Usut punya usut, belakangan diketahui, bayi nahas tersebut adalah hasil hubungan gelap atau pemerkosaan ayah terhadap anak kandungnya, miris.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana kepada awak media mengatakan, ibu dari si bayi telah diperkosa ayahnya sejak berusia 18 tahun. Di mana kini, sang ibu bayi sudah berumur 19 tahun.
Pelaku pemerkosaan berinisial MR (45) yang merupakan ayah kandung dari si bayi sekaligus ayah kandung dari ibu bayi. Kepada polisi MR mengaku terpesona dengan kecantikan anak kandungnya hingga kemudian tega melakukan pemerkosaan dan terjadilah hubungan terlarang (inses).
Kini, polisi telah resmi menetapkan MR sebagai tersangka dan menahannya. Proses penyidikan itu adalah buntut dari temuan jasad bayi dua bulan di sebuah rumah di Semolowaru pada Selasa (13/12/2022). Bayi itu disebut meninggal tak wajar usai diberi minum susu formula.
Dari keterangan polisi, selain terpesona kecantikan anak kandungnya, tersangka MR tega memperkosa anaknya didasari rasa sakit hati karena kerap dimarahi istrinya.
“Sakit hati sama istrinya karena sering dimarahin," kata Mirzal kepada awak media, Rabu (14/12/2022).
Buntut hubungan yang tak harmonis dengan istrinya menjadikan tersangka MR berpaling ke anak kandungnya.
MR mengaku, setahun terakhir tertarik pada anak pertamanya itu hingga akhirnya nekat menyetubuhi CNM. Perbuatan bejatnya itu dilakukan saat malam hari.
Baca Juga: Kisah Cinta Terlarang Kakak-Adik di Bekasi, Tertangkap usai Buang Bayi Hasil Inses
Hingga kini, kasus inses ayah dengan anak kandung ini masih dilakukan pendalaman oleh kepolisian. Belum diketahui apakah sebelumnya pernah ada upaya pengguguran janin atau tidak.
Bayi nahas tersebut diketahui juga lahir secara prematur.
Berita Terkait
-
Andri Kustiawan Gabung Cosmo FC Jakarta di Futsal Pro League 2022, Susul Alfajri
-
Alfajri Resmi Gabung Cosmo FC Jakarta di Futsal Pro League 2022
-
KPK OTT Di Surabaya, Wakil Ketua DPRD Jatim Ditangkap
-
Surabaya Terancam! Mengenal Apa Itu Sesar Kendeng yang Bisa Memicu Gempa Bumi Magnitude 7
-
Satu-satunya di Dunia, Bayi Kembar 9 Akhirnya Pulang ke Rumah Usai Setahun Dirawat di RS
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya