Suara.com - Seorang pengemudi taksi menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di Jalan Suci, Gang Haji Jusin, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (14/12/2022). Pengeroyokan itu disebut-sebut berawal setelah salah satu pelaku kencing sembarangan di depan rumah warga.
Kejadian ini viral setelah videonya beredar di media sosial.
Dipantau dalam video yang diunggah akun Instagram @updateinfojakarta, terlihat sekelompok pemuda melakukan pengeroyakan terhadap seorang pria di dalam gang sempit.
Disebutkan jika aksi pengeroyokan itu lantaran salah satu pelaku tidak diterima setelah ditegur korban karena kencing sembarangan.
"Tidak terima ditegur gara-gara kencing di pekarangan rumah warga, sekelompok pemuda yang kesal lalu adu mulut bingga melakukan pengeroyokan," tulis akun tersebut dikutip Jumat (16/12/2022).
Sementara itu, Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Sopir taksi yang menjadi korban pengeroyokan juga telah melakukan visum.
"Sudah buat laporan dan buat visum juga," kata Jupriono, saat dihubungi Suara.com, Jumat.
Jupriono menyebut, kejadian bermula saat korban yang merupakan sopir taksi, yang saat itu sedang berangkat bekerja, melihat korban kencing sembarangan di pekarangan warga.
Pelaku yang tidak senang ditegur korban kemudian beradu mulut. Hingga berujung terjadi pemukulan.
Teman-teman pelaku yang saat itu sedang bersama pelaku, kemudian ikut melakukan pengeroyokan.
Dugaan sementara, penganiayaan dilakukan oleh 3 pemuda yang diduga merupakan warga sekitar.
"Pelaku diduga merupakan yang tidak jauh dari lokasi. Kemungkinan warga situ juga," tutupnya.
Berita Terkait
-
Dobel Apes usai Digebuki Anak Jalanan, Cerita Indra Malah Diminta Uang Rp2,5 Juta saat Bikin Laporan di Polsek Ciracas
-
Warga Kalbar Niat Healing Malah Pening, Indra Dikeroyok Anak Jalanan di Pasar Rebo, Ponsel Diembat
-
Viral! Seorang Remaja Menjadi Korban Pengeroyokan Sejumlah Orang Tak Dikenal
-
Viral Remaja Dipukuli Sekelompok Orang hingga Diancam Pistol di Kemang, Polisi Cek TKP
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!