Edi juga mengungkapkan dirinya belum mengetahui jumlah umat kristiani di Maja. Namun, rumah yang ada di perumahan Citra Maja Raya disebutnya berjumlah 2.500 unit dan tentu ada diantaranya yang muslim.
Ia kemudian mengatakan bahwa umat Kristen di Maja belum pernah mengajukan permohonan izin untuk mendirikan gereja. Menurutnya, sebelum ia datang mungkin sempat ada, namun bisa saja persyaratan normatifnya belum memenuhi.
5. Warganet Menyayangkan Sikap Iti
Pernyataan Iti terkait larangan tersebut lantas menerima sorotan warganet, khususnya yang aktif di platform Twitter. Setidaknya ada ribuan cuitan yang memakai tagar #Bupati Lebak dan berisi hampir semuanya berupa nyinyiran.
Kebanyakan dari mereka sangat menyayangkan atas perilaku Iti yang dianggap tidak memberikan solusi bagi warga beragama Kristen yang hendak menjalankan ibadah Natal di daerahnya sendiri.
"Di Lebak itu sangat banyak gereja. Jangan khawatir. Kalau dari Maja ke pusat kota (rangkas) dekat. Jadi menurut saya mending ikuti arahan bupati Lebak. Salam urang Lebak," tulis seorang warganet.
"77 tahun merdeka gini masih ada. Hasrat kekuasaan teritorial atas nama agama. Sementara kita umat muslim kan kalau solat Ied juga gak di tempat ibadah," tulis yang lainnya.
"Tidak boleh ibadah selain di gereja, tapi gerejanya dilarang dibangun disini. Aku toleran sekali kan," komentar salah satu warganet.
"Bupati Lebak melawan UUD 1945 & Pancasila! Sebagai kepala daerah dia bertanggung jawab menjamin warganya bisa beribadah dengan tenang n baik, termasuk menjamin tersedianya rumah ibadah bagi semua umat beragama termasuk agama Kristen / Katolik," cuit warganet lain.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Demokrat Ikut Terseret Buntut Kontroversi Bupati Lebak yang Larang Umat Kristen Ibadah di Ruko: AHY Gimana nih?
-
Denny Siregar Kritik Kebijakan Bupati Lebak Soal Perayaan Natal: Nabi Pasti Nangis Melihat Umatnya yang Arogan Seperti Ini
-
Viral! Bupati Lebak Minta Warga di Maja Ibadah Natal ke Rangkasbitung, Warganet: Nggak Sekalian Suruh ke Jerusalem?
-
Profil Iti Octavia Jayabaya yang Minta Umat Kristiani Ibadah Natal di Luar Maja
-
Jemaat Kristen Maja Bakal Rayakan Natal selain di Gereja, Bupati Lebak, Iti Oktavia Jayabaya Tak Beri Izin
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!