Saat ini ada tiga menteri yang berasal dari Partai Nasdem, yakni Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri LHK Siti Nurbaya.
Karena itulah partai ini menjadi salah satu yang diperkirakan akan dibidik oleh Presiden Jokowi, terlebih setelah mereka mengusung Anies baswedan sebagai bakal calon presiden di 2024.
Terkait hal itu, Ketua DPP Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago tetap yakin kalau dua kadernya dalam kabinet Jokowi tetap akan aman.
Mereka yakni Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Ia mengklaim, hasil kinerja dua menteri itu sangat baik dan dirasakan betuloleh masyarakat.
“Saya yakin presiden tidak akan merugikan masyaralat dengan melakukan reshuffle pada menteri yang berkinerja baik seperti Syahrul Yasin Limpo dan Siti Nurbaya,”ujar Irma kepada awak media pada Sabtu (24/12/2022).
Pernyataan Irma itu sekaligus menanggapi pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat yang sebelumnya meminta dua menteri dari Nasdem dievaluasi.
Tanggapan partai Gerindra
Kabar akan adanya perombakan kabinet atau reshuffle juga ditanggapi oleh Partai Gerindra. Sekretaris Jenderal Partai Gerindta Ahmad Muzani mengatakan, reshuffle adalah hak prerogatif dari presiden Jokowi.
Dengan hak tersebut, menurut Muzani, presiden bisa melakukan reshuffle kapanpun ia mau. Terkait hal itu, Gerindra debagai salah satu partai koalisi pemerintah,menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya pada presiden jika memang ada rencana reshuffle.
Baca Juga: Benarkah Johnny G Plate Dipecat Jokowi gegara Dukung Anies Baswedan Kampanye?
“Karena sistem pemerintahan presiden memiliki kewenangan untuk mengangkat, memberhentikan pembantu-pembantunya,” ujar Muzani yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI itu.
Meski begitu ia tidak menyebutkan siapa kira-kira menteri yang layak dicopot dari jabatannya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Ngaku Tak Deg-degan soal Isu Reshuffle, Politikus NasDem: Kami Dukung Jokowi Tanpa Syarat!
-
Jokowi Tekankan Keputusan Penghentian PPKM Dilakukan Akhir Tahun atau Awal Tahun
-
Ditanya Soal Rencana Mau Reshuffle Menteri dari NasDem, Jokowi Malah Lakukan Ini
-
Bukan Menteri dari NasDem, Demokrat Lebih Setuju Erick Thohir yang Di-reshuffle Jokowi
-
Potret Menlu Retno Lesehan di Lantai Mal Jadi Sorotan: Security Mana Berani Usir!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan