Mentan Syahrul juga pernah jadi sorotan ketika menamakan varietas anggur dengan nama Jan Ethes SP 1. Sebagaimana diketahui, Jan Ethes adalah nama cucu dari Presiden Joko Widodo.
Hal itu sempat menuai kontroversi di masyarakat, hingga Mentan Syahrul harus memberikan penjelasan kepada anggota Komisi IV DPR RI.
"Ini sempat ramai juga, tapi sebenarnya penamaan itu tidak ada maksud apa-apa. Juga tidak ada koordinasi sebelumnya dengan siapa-siapa, ya kebetulan saja terlintas," kata Syahrul saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR, Jakarta, Senin, 18 November 2019.
3. Kalung antivirus corona
Mentan Syahrul juga pernah menjadi bahan olok-olokan publik terkait kalung antivirus corona yang pernah ia rilis di tengah pandemi Covid 19, pada pertengahan 2020 lalu.
Dengan setengah bercanda,ia mengatakan kalung tersebut bisa membunuh 42 persen virus corona dalam waktu 15 menit.
Hal itu lantas menjadi bahan pergunjingan publik, sebab kalung yang diklaim antivirus corona itu terbuat dari tanaman eucalyptus yang lazim ditemukan dalam minyak kayu putih.
Alhasil, Mentan Syahrul mengubah nama kalung antivirus corona itu menjadi kalung aromaterapi.
Kontroversi Menteri LHK Siti Nurbaya
Baca Juga: Para Menteri Terancam Diganti Jokowi, Elite Partai NasDem Geram: Tak Pantas
Pada November 2021, Menteri LHK Siti Nurbaya pernah menjadi perhatian publik karena menyatakan pembangunan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau upaya menghentikan deforestasi.
Hal itu disampai Menteri Siti Nurbaya di Universitas Glasgow pada Selasa (2/11/2021). Untuk menguatkan pernyataannya, ia mengatakan menghentikan pembangunan atas nama zero deforestation adalah sama saja dengan melawan mandat UUD 1945.
Pernyataan senada juga disampaikan Menteri Siti dalam cuitannya di Twitter sehari setelahnya. "Pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi." Dalam cuitannya itu diunggah pada 3 November 2021.
Pernyataan itu juga menjadi perhatian dunia internasional, sebab di KTT COP26 Perubahan Iklim, Presiden Jokowi telah menyepakati untuk menyetop penebangan hutan pada 2030.halitu juga disepakati oleh negara-negara yang hadir dalam KTT COP26 tersebut.
Kontroversi Menkominfo Johnny G Plate
Diantara menteri yang berasal dari Partai nasdem, bisa jadi Menkominfo yangpaling banyak menuai kontroversi. Kontroversi tersebut diantaranya:
Tag
Berita Terkait
-
Para Menteri Terancam Diganti Jokowi, Elite Partai NasDem Geram: Tak Pantas
-
Memahami Politik Indentitas, Rocky Gerung: Jokowi Tak Paham Hanya Denger Doang
-
Benarkah Demi Jegal Anies Baswedan, Jokowi Duetkan Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa?
-
'Jangan Genit-genitan Manfaatkan Jabatan' Demokrat Sentil Menteri Jokowi yang Bakal Ditunjuk saat Reshuffle
-
Wisatawan Karimunjawa yang Terjebak Badai Panik Stok Makanan Menipis
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi