Suara.com - Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi melakukan sejumlah upaya agar terlepas dari jeratan hukum kasus pembunuhan Brigadir J. Sejumlah bukti yang bisa meringankan pun diajukan ke pengadilan.
Dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan, Kamis (29/12/2022) kemarin, kubu Ferdy Sambo mengajukan total 35 bukti. Bukti itu diajukan oleh tim penasihat hukumnya.
Dari puluhan bukti itu, meliputi video, foto hingga sejumlah informasi atau kabar yang dianggap hoaks selama proses penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J.
Salah satu yang menarik adalah bukti satu bundel hasil putusan pengadilan terkait kasus kopi sianida yang sempat bikin geger 2016 lalu. Terdakwa kasus kopi sianida itu adalah Jessica Kumala Wongso.
Kuasa hukum Putri Candrawathi, Ferbri Diansyah mengatakan, putusan kasus kopi sianida itu menegaskan jika dibutuhkan motif dalam proses pembuktian kasus pembunuhan berencana.
B32 satu bundel putusan pengadilan terkait dengan kasus Pasal 340, 338 dan penerapan Pasal 55 KUHP," ucap Febri dalam persidangan.
"Untuk bukti ini, kami ajukan empat putusan yaitu putusan terdakwa Jessica Kumala Wongso yang menegaskan dibutuhkan motif dalam pembuktian," sambungnya.
Setelah kubu Ferdy Sambo memaparkan bukti tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) pun tampak tersenyum beberapa kali.
Bukti Foto Brigadir J Di Kelab Malam
Selain itu bukti lain yang jadi sorotan adalah sebuah foto yang memperlihatkan Brigadir J semasa hidup tengah kumpul dengan beberapa orang di sebuah tempat hiburan atau kelab malam.
Dalam foto itu terlihat Brigadir J bersama ajudan Ferdy Sambo, Daden Miftahul Haq tengah berkumpul bersama beberapa orang di sebuah tempat hiburan malam. Foto tersebut memiliki kode B 10.
"B10 adalah foto saksi Daden bersama almarhum Yosua di sebuah tempat hiburan malam," ujar Febri Diansyah.
Namun, Febri tidak menerangkan secara detail tujuan pihaknya menampilkan foto tersebut.
Selain itu, Febri juga menampilkan bukti tangkapan layar percakapan antara Brigadir J dengan pembantu rumah tangga (PRT) Ferdy Sambo, Diryanto atau Kodir mengenai CCTV di rumah Duren Tiga yang dalam keadaan rusak.
"B6A-B6B adalah tangkapan layar saksi Kodir dengan almarhum Yosua mengenai kondisi CCTV di kediaman Duren Tiga 46 tertanggal 17 Juni dan 19 Juni 2022. CCTV rusak," ujar Febri.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri, Minta Keduanya Dihukum!
-
Kejati DKI Ungkap Kasus Menonjol Sepanjang 2022, Dari Brigadir J hingga 'Lord' Luhut yang Tak Kunjung Disidangkan
-
Ferdy Sambo Gugat Kapolri, Polri Tak Tinggal Diam: Kami Akan Hadapi
-
Berani! Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri Jendral Listyo Sigit
-
Anak Ferdy Sambo Menjelang Tahun Baru 2023 Ungkap Harapanya, Malah Banjir Makian dari Netizen
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?