Suara.com - Polisi menangkap tiga pelaku pembunuhan terhadap Hendra Anggono (38) pria bertato Joker yang ditemukan tewas di sebuah kebun kosong di kawasan Daan Mogot, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
Kanit Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy menyebut ketiga pelaku ditangkap di Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (29/12/2022) kemarin.
"Ada tiga orang yang diamankan," kata Avrilendy saat dihubungi, Jumat (30/12/2022).
Kekinian, kata Avrilendy, ketiga pelaku masih diperiksa di Polsek Cengkareng. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami motif dari kasus pembunuhan ini.
"Lebih detailnya bisa konfirmasi ke polsek ya, karena mereka yang melakukan pemeriksaan," katanya.
Sebelumnya, Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo memastikan Hendra tewas dibunuh. Kepastian ini disampaikannya berdasar hasil pemeriksaan saksi dan kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
"Kami lagi cari pelakunya karena memang sudah ada identitasnya," kata Ardhie kepada wartawan, Rabu (28/12/2022).
Sebagaimana diketahui korban merupakan sopir angkutan perkotaan alias angkot. Namun angkot yang dikemudikan korban belum ditemukan.
Ardhie ketika itu menyampaikan bahwa Hendra sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot dengan trayek Cengkareng - Rawa Buaya.
Baca Juga: Nekat Pesta Sabu di Kolong Jembatan, Pertemanan Trio Pemuda di Cengkareng Berlanjut di Bui
"Angkotnya belum ditemukan," kata Ardhie kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).
Tewas di Kebun Kosong
Pria tanpa identitas dengan tato Joker di punggung ini awalnya ditemukan warga di sebuah kebun kosong di kawasan Daan Mogot, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (26/12/2022) sekitar pukul 09.30 WIB.
Ardhie ketika itu menduga korban bukan warga setempat. Sebab beberapa warga dan sekuriti sekitar mengaku tidak mengenalnya.
"Saksi-saksi juga tidak ada yang melihat dan tidak ada yang kenal dengan korban, sekuriti (yang menemukan) juga tidak kenal," ujar Ardhie kepada wartawan, Senin (26/12/2022).
Adapun berdasar hasil penyelidikan korban diduga tewas dibunuh dengan luka yang ditemukan pada bagian wajah dan punggung.
"Saat kita lihat kondisinya ada sedikit luka di bagian wajah atas dan bekas besetan di punggung. Kaki belum tahu. Apakah ini tawuran atau modus lain masih didalami," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Tak Terima Dipecat, Ferdy Sambo Gugat Presiden Joko Widodo dan Kapolri Listyo Sigit
-
Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri, Minta Keduanya Dihukum!
-
Kejati DKI Ungkap Kasus Menonjol Sepanjang 2022, Dari Brigadir J hingga 'Lord' Luhut yang Tak Kunjung Disidangkan
-
Ferdy Sambo Akui Kejadian di Magelang hanya Ilusi, Terkuak lewat BAP Saksi di Persidangan
-
Febri Diansyah Panas! Lagi Koar-Koar Soal Kebaikan Sambo-Putri ke Ajudan, Langsung Dipotong Hakim
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?