Suara.com - Bobby Nasution selaku Wali Kota Medan ingin Kota Medan menolak perilaku LGBT setelah melihat banyak pasangan sesama jenis saat perayaan tahun baru.
Menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini menegaskan agar warganya menghindari perilaku LGBT karena tidak sesuai dengan agama maupun budaya setempat.
Berkaitan dengan itu, berikut ini rekam jejak Walkot Medan Bobby Nasution yang ingin membuat kotanya jadi anti LGBT.
Profil Bobby Nasution
Bobby Nasutio lahir pada 5 Juli 1991 ini. Ia memiliki nama lengkap Muhammad Afif Bobby Nasution. Ayahnya adalah Erwin Nasution selaku mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV dan salah seorang tokoh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Bobby bersekolah di SD Muhammadiyah 02 Pontianak, lalu melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 22 Bandar Lampung pada 2003. Selanjutnya, ia bersekolah di SMA Negeri 09 Bandar Lampung.
Bobby melanjutkan jenjang pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor. Kemudian melanjutkan di Fakultas Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor pada 2015 jurusan Agribisnis. Pada 2019, ia pun lulus S2 bersama Kahiyang Ayu, sang istri.
Rekam Jejak Bobby Nasution
Bobby Nasution pernah menjabat sebagai manajer klub sepak bola bernama Medan Jaya pada 2014. Medan Jaya pernah bertanding di kompetisi tertinggi di Indonesia yakni Galatama yang berganti nama ke Divisi Utama Liga Indonesia.
Baca Juga: DPR Harusnya Marah Usai Jokowi Tiba-tiba Terbitkan Perppu Cipta Kerja
Selain itu, sejak 2013, Bobby juga memiliki usaha Veteram Cafe. Veteran Cafe terletak di samping Wali Kota Binjai.
Bobby sendiri sempat menjabat sebagai komisiaris PT Wirasena Cipta Reswara yang memiliki saham Rp1.53 miliar di PT Pilar Wirasena Sinergi. PT Pilar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian produk beras.
Selanjutnya, sebelum menikah dengan Kahiyang Ayu, Bobby Nasution juga dipinang sebagai Direktur Pemasaran oleh Takke Group. Ia juga sebelumnya pernah terlibat bisnis properti pada 2011 hingga proyek Malioboro City di Yogyakarta.
Bobby juga dikenal aktif sebagai Wakil Ketua BPP HIPMI (Himpunan Mahasiswa Muda Indonesia) Periode 2019 hingga 2022. Kini, Bobby Nasution menjabat sebagai Wali Kota Medan.
Kebijakan Bobby Nasution yang jadi sorotan
Pada April 2022, Bobby Nasution mengeluarkan surat edaran terkait larangan kegiatan usaha peredaran dan perdagangan anjing secara komersial. Kebijakan ini bertujuan mencegah risiko penularan zoonosis dan menerapkan prinsip kesejahteraan hewan.
Berita Terkait
-
DPR Harusnya Marah Usai Jokowi Tiba-tiba Terbitkan Perppu Cipta Kerja
-
'Jokowi Sudah Beli Tanah' Politikus PDIP Tegaskan Presiden Tak Mau Maju 3 Periode
-
KEPAL Tuntut Presiden Cabut Perppu Cipta Kerja, Lalu Minta Jokowi Jalankan Putusan MK Bukan Malah Dilanggar
-
Ditanya Wacana Reshuffle Menteri Nasdem, Jokowi: Ditunggu Saja
-
Kini Dijuluki 'Lord', Luhut Ternyata Pernah Ditolak Megawati Sampai Lobi Sana-sini demi Jadi Menteri
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak
-
Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung
-
Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya
-
DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan
-
Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan
-
Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal
-
'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis