Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) masih melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) pada tahun 2023. Bansos yang ditujukan untuk keluarga miskin kali ini sebesar Rp476 triliun. Berikut daftar bansos 2023 untuk keluarga miskin.
Bansos untuk membantu warga kurang mampu, berupa bantuan finansial, makanan, perumahan, pakaian atau pelayanan kesehatan. Selain itu, bantuan sosial juga dapat berupa pelatihan ataupun pendidikan yang bertujuan untuk membantu seseorang dalam meningkatkan keterampilan dan memperoleh pekerjaan.
Daftar Bansos 2023 untuk Keluarga Miskin
Berikut ini daftar bansos untuk keluarga miskin yang masih berlanjut di tahun 2023:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial yang dirancang oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk membantu keluarga yang kurang mampu dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan juga sosial mereka. PKH sendir adalah program bantuan langsung kepada masyarakat (BLM) yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2008.
Masing-masing keluarga kurang mampu akan mendapatkan bantuan PKH sebagai berikut:
Bantuan Tetap untuk Setiap Keluarga
• Reguler sebesar Rp550.000 per keluarga setiap tahun
Baca Juga: Meski PPKM Dicabut, Jokowi Pastikan Penyaluran Bansos Tetap Dilanjutkan
• PKH AKSES sebesar Rp1.000.000 per keluarga setiap tahun
Bantuan Komponen untuk Setiap Jiwa dalam Keluarga PKH
• Ibu hamil senilai Rp. 2.400.000
• Anak usia dini senilai Rp. 2.400.000,
• SD senilai Rp. 900.000,-
• SMP senilai Rp.1.500.000,-
• SMA senilai Rp.2.000.000,-
• Disabilitas berat senilai Rp. 2.400.000,-
• Lanjut usia senilai Rp. 2.400.000,-
Bantuan komponen akan diberikan maksimal untuk 4 jiwa dalam satu keluarga.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bansos untuk keluarga miskin yang diberikan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok dasar pangan. Sebelumnya, kebutuhan pokok yang dapat diterima oleh masing-masing keluarga hanya terdiri dari komoditas beras dan telur.
Saat ini, BLT yang dinerikan lebih bervariasi tidak hanya beras namun juga berbagai jenis karbohidrat lain, tidak hanya telur untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, akan tetapi juga protein nabati, sayuran hingga buah. Penerima BNPNT biasanya akan mendapatkan manfaat sebesar Rp200.000 per bulan.
3. Program Kartu Prakerja
Kartu Prakerja Program merupakan program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk para pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan atau pekerja/buruh yang tengah membutuhkan peningkatan kompetensi.
Pada tahun 2023 ini pemerintah berencana akan melakukan penyesuaian besaran bantuan yang diterima oleh masing-masing peserta senilai Rp4,2 juta per individu.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
• Bantuan biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta per orang
• Insentif pascapelatihan senilai Rp600 ribu per orang yang akan diberikan sebanyak satu kali
• Insentif survei sebesar Rp100 ribu per orang untuk dua kali pengisian survei.
4. Subsidi listrik
Subsidi listrik adalah program bansos lain yang akan diberikn pemerintah untuk keluarga miskin. Subsidi listrik berupa bantuan untuk masyarakat agar mereka bisa membayar tarif listrik dengan harga lebih murah dari tarif normalnya. Susidi yang diberikannya pun beragam sesuai dengan daya listrik yang mereka gunakan.
Demikian tadi daftar bansos 2023 untuk keluarga miskin. Pastikan diri Anda mengecek status kepesertaan Anda terlebih dahulu untuk mengetahui apakah menerima program bansos atau tidak.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang