Suara.com - Hubungan antara Presiden Joko Widodo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sering kali disebut-sebut tak sejalan. Anies bahkan disebut sebagai antitesa dari Jokowi dengan pendukung yang saling berseberangan.
Berbeda dengan Anies, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo malah disebut "Jokowi Kecil". Ganjar dianggap jadi sosok yang bisa menjadi penerus Jokowi.
Hal ini yang kemudian membuat pendukung Ganjar dan Anies juga saling berseberangan. Kini dianggap bersebrangan, ketiga politisi itu rupanya sempat tampak rekat.
Kerekatan ketiga tokoh itu tampak pada acara yang dipandu Najwa Shihab sebelum yang tanya bertahun-tahun silam.
Pada video yang diunggah di sebuah kanal YouTube Katasianu, tampak Jokowi yang duduk bersama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Kala itu, Jokowi masih menjadi Gubernur DKI Jakarta sementara Anies Baswedan masih menjadi rektor.
Najwa Shihab dalam video itu menanyakan pada Jokowi jika mau berganti peran dia ingin menjadi siapa. Jokowi dengan tegas ingin seperti Anies Baswedan.
"Saya ini kan banyak di media mengatakan wajah saya ndeso, jadi saya pingin punya face dan body seperti Mas Anies," kata Jokowi.
"Saya pingin mengajar dari pagi sampai tengah malam," imbuhnya.
Sama dengan Jokowi, Ganjar juga ingin menjadi Anies terutama dengan profesinya sebagai rektor.
Baca Juga: Survei: Pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Unggul dalam Simulasi Pilpres 2024
"Mas rektor, sama rektor itu ngomong apa aja oke dan kira-kira pasti benar," kata Ganjar.
Anies yang duduk di sebelah mereka hanya tertawa dan mengacungkan jempol.
"Wah favorit," kata Anies Baswedan.
Berita Terkait
-
Berkunjung ke Riau, Jokowi Bertemu Anak Penderita Kanker: Sakit Apa?
-
Alih-alih Membantu, 'Sarjana Hukum' Pengusul Perppu Cipta Kerja Justru Mau Memakzulkan Presiden Jokowi?
-
NasDem Rentan Ditinggal Teman Koalisi Demokrat dan PKS, Anies Terancam Gagal Nyapres 2024
-
Gibran Kembali Ladeni Haters yang Menyebutnya Pencitraan, Dibalas Pakai Foto Anies Baswedan Masuk Gorong-gorong
-
CEK FAKTA: Megawati Akhirnya Tetapkan Ganjar-Puan Jadi Paslon 2024, Benarkah?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Sengketa Lahan di TB Simatupang, BPN Jaksel Didesak Segera Blokir 44 Sertifikat SHM
-
Pengacara Sebut Tuntutan Kerry Riza Cs Alarm Bahaya untuk Direksi BUMN dan Anak Muda?