Meski bernilai miliaran rupiah, Tiko tidak ingin menjual rumah mewah tersebut. Dia tetap akan merawat rumah tersebut walau hanya bisa memantau.
"Tidak dijual karena peninggalan orang tua," jelas Tiko.
Tiko juga mengungkapkan kesulitannya untuk merapikan rumahnya karena ibunya selalu marah saat ada orang yang masuk. Selain itu dirinya pun selalu dibentak bila ingin merapikan rumah tersebut.
Mulai Dibersihkan
Sejak kisahnya viral di media, Tiko pun mulai membuka diri. Ia menyerahkan sang ibu ke petugas kesehatan jiwa agar mendapat perawatan khusus.
Sederet bantuan dan simpati pun berdatangan kepada Tiko. Sejumlah komunitas youtuber yang mengangkat kisahnya bergotong royong membersihkan rumah Tiko yang terbengkalai. Ibunya pun dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk menjalani perawatan.
Selama dua hari menjalani perawatan di rumah sakit, Tiko mengungkapkan kondisi sang ibu saat ini relatif baik. Meski begitu, kata dokter sakit yang diidap ibunya kemungkinan kecil untuk sembuh.
"Kemungkinan mama sembuh itu kecil, malah kemungkinan ga bisa sembuh, karena penanganannya sudah terlalu lama 12 tahun berjalan syarafnya udah susah. Apalagi usianya sudah tua udah 60 tahun," katanya seperti dikutip dari channel YouTube Sang Explore, Rabu (4/1/2023).
Tiko mengaku berencana untuk membawa pulang ibunya kembali ke rumahnya setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Ia menginginkan ibunya menjalani rawat jalan.
"Dokter mengupayakan tapi kemungkinan sembuh itu kecil. Opsinya mama akan dirawat inap. Tapi aku gamau milih itu. Aku pengennya nanti rawat jalan minum obat harus rajin tak boleh telat. Rencanaku kalau bisa dibawa pulang terutama setelah rumah nanti sudah bersih," imbuhnya.
Baca Juga: Harga Rumah Mewah Ibu Eny Bikin Kaget, Diisi Cuman Berdua dengan Tiko
Berita Terkait
-
Harga Rumah Mewah Ibu Eny Bikin Kaget, Diisi Cuman Berdua dengan Tiko
-
Kisah Tiko Merawat Ibu Kandung ODGJ 12 Tahun di Rumah Mewah Tanpa Listrik dan Air: Ayah Entah Kemana, Keluarga Menghilang
-
Rawat Ibu ODGJ 12 Tahun, Tetangga Ungkap Ayah Tiko Mantan Pejabat dan Mirip Soeharto
-
Mantan ART Ibu Eny dan Tiko Ungkap Sosok Majikannya saat Kaya Raya Dulu
-
Rela Putus Sekolah Demi Rawat Ibu Depresi Belasan Tahun, Tiko Dapat Beasiswa Hingga Lulus Kuliah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?
-
Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex
-
Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose
-
Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos
-
Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Pantau Intervensi Imunisasi Zero Dose di Lampung