Suara.com - Bagaimana niat shalat istikharah dan tata caranya? Salat istikharah adalah shalat sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh muslim yang sedang dihadapkan dalam dua pilihan.
Misalnya memilih tujuan kampus untuk melanjutkan pendidikan, memilih karir yang dapat menunjang kebutuhan hidup, dan lain sebagainya. Jika saat ini Anda juga sedang dihadapkan pada dua pilihan, Anda pun bisa melaksanakan shalat istikharah. Berikut niat shalat istikharah dan tata caranya untuk segera dipelajari.
Niat shalat istikharah
Pelaksanaan shalat istikharah harus dimulai dengan membaca niat sama seperti melaksanakan shalat wajib. Berikut bacaan niat shalat istikharah.
Ushallii sunnatal istikhaarati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya, “Aku berniat shalat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Tata cara shalat istikharah
Seperti halnya shalat sunnah lainnya, shalat istikharah dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Gerakan shalatnya sama dengan shalat lainya seperti berikut.
- Membaca takbir lalu niat shalat istikharah
- Membaca surah al-fatihah, dilanjutkan dengan surat pendek
- Rukuk, sujud, untuk rakaat pertama
- Berdiri takbir rakaat kedua, dilanjutkan membaca surah al-fatihah dan surat pendek untuk rakaat kedua.
- Rukuk, sujud, dan mebaca doa tahiyat akhir
- Diakhiri dengan salam.
- Setelah itu dianjurkan untuk membaca doa.
Mengenai surat pendek yang dibaca saat melaksanakan shalat istikharah, para ulama menyarankan bacaan surat pendek sebagai berikut:
Baca Juga: Bacaan Doa Yasin dan Tahlil Lengkap
- Surah Al-Kafirun
- Surath Al- Ikhlas
Doa untuk dibaca setelah shalat istikharah
Selesai shalat, dianjurkan untuk membaca doa agar shalat kita menjadi semakin baik. Adapun doa yang dianjurkan untuk dibaca setelah shalat istikharah adalah sebagai berikut:
Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa sayyidina muamamdin, Alamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.
Allaahumma innii astakhiiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika,
wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyûb.
Allahumma fa-in kunta ta’lamu haadzal amra khairun lii fii diinii wa dun-yaaya
wa ‘aaqibati amrii ‘aajilihi wa aajilihi faqdurhu lii wa baarik lii fiihi tsumma yassirhu lii.
Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa dun-yaaya
wa ‘aaqibati amrii ‘aajilihi wa aajilihi fashrifnii ‘anhu washrfhu ‘annii waqdur liyal khaira haitsu kaana
ainamaa kaanû innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidina muamamdin,
walamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah dengan pengetahuan-Mu, aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan sementara aku tidak mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib.
Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam bagi agamaku, kehidupanku, akhir urusanku, duniaku, dan akhiratku, maka takdirkanlah hal tersebut untukku. Mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, akhir urusanku, diniaku, dan akhiratku, maka palingkanlah aku darinya dan palingkanlah dia dariku. Takdirkanlah yang terbaik untukku apa pun keadaannya. Sesungguhnya engkau Yang Maha Bisa atas segala sesuatu.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung