Suara.com - Mak Ganjar Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri acara tabligh akbar kebangsaan dengan penceramah K.H. Miftah Maulana Habiburrahman atau beken disapa Gus Miftah.
Mak Ganjar turut berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh DTT Cokro Tunggal dalam rangka ulang tahun DTT Cokro Tunggal - SMDE Polri ke-22 di Jl. Gurame, Kota Palangkaraya, Kalteng.
"Kami tim Mak Ganjar diundang dan turut berpartisipasi dalam kegiatan tabligh akbar DTT Cokro Tunggal yang dihadiri Gus Miftah," kata Korwil Mak Ganjar Kalteng, Lilis usai kegiatan.
Adapun tema kegiatan itu, yakni 'Meningkatkan Rasa Nasionalisme dan Memupuk Kebersamaan dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara'.
Menurut Lilis, acara yang diadakan sangat bagus untuk menambah khazanah keilmuan keagamaan dan kebangsaan, mempererat persaudaraan, hingga berdoa untuk kebaikan Indonesia.
"Saya ucapkan terima kaasih untuk DTT Cokro Tunggal yang sudah memberi peluang untuk kita berpartisipasi di acara tabligh akbar kebangsaan bersama Gus Miftah ini," imbuhnya.
Gus Miftah sendiri dalam ceramahnya mengajak masyarakat untuk selalu bersama-sama dalam kebaikan, dan bahu-membahu memajukan bangsa dan negara.
Penceramah kondang itu meminta agar masyarakat tidak melakukan ujaran kebencian antarsesama saudara agar tidak ada perpecahaan.
Selain itu, Gus Miftah mengingatkan masyarakat agar tidak malas dalam segala hal, sebab kemalasan bisa menyebabkan penyesalan.
Baca Juga: Relawan Gardu Ganjar Banten Bagikan Ribuan Sembako ke Pedagang Pasar Rau Serang
"Kita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin, karena kita tidak tahu batas waktu kita sampai kapan. Jadilah yang terbaik di bidangnya masing-masing," ucap Gus Miftah.
Ceramah ini disambut baik dan antusias oleh ribuan masyarakat. Pembawaan yang santai dan humoris Gus Miftah mampu membuat masyakat terhibur, tetapi tak mengurangi esensi ajaran keagamaan dan kebangsaan yang disampaikan pengasuh Ponpes Ora Aji, Sleman, D.I. Yogyakarta tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
-
Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina