Suara.com - Dalam waktu dekat Partai NasDem disebut akan memberikan sebuah kejutan bagi publik. Hal ini dibocorkan oleh salah satu anak buah Surya paloh, Bestari Barus.
Dalam diskusi politik bersama beberapa tokoh, salah satunya politisi senior PDI Perjuangan Panda Nababan, Bestari Barus mengungkapkan jika di bulan Februari NasDem bakal membuat kejutan.
Kader NasDem ini menyebut jika kejutan yang akan diberikan partainya tak akan kalah menganggetkan.
"Nanti kita lihat bulan depan, insyaAllah ada sesuatu gitu yang akan mengagetkan juga, insyaAllah," kata Bestari seperti dikutip Suara.com melalui tayangan kanal YouTube Indonesia Lawyers Club pada Jumat (13/1/2023).
Sebelum memberikan bocoran tersebut, Bestari Barus sempat terlibat debat panas dengan Panda Nababan.
Politisi senior ini mempertanyakan apakah Partai Demokrat dan PKS sudah final dalam mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.
"Emang Demokrat sama PKS sudah final?" tanya Panda Nababan.
Bestari Barus pun ngeles, ia menyebut jika hal tersebut merupakan urusan internal dari Koalisi Perubahan.
"Jangan Abang pikirkan yang itu Bang, itu biarlah kami pikirkan," terang Bestari.
Baca Juga: NasDem Kecele Megawati Tak Kasih 'Surprise' di Acara HUT PDIP: Tapi Nggak Papa, Kita Sabar
Panda Nababan pun lantas mengungkapkan jika Demokrat dan PKS telah sepakat, maka Koalisi Perubahan harus segera mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Kita tunggu yang dua itu Demokrat sama PKS, kalau udah beres itu langsung aja, begitu beres langsung," kata Bestari.
"Itu aman bang, InsyaAllah bang" sambungnya.
NasDem Kecele Megawati Tak Kasih Surprise di HUT PDIP
Diungkap oleh politisi NasDem Bestari Barus, partainya merasa kecele karena pentolan partai berlambang banteng tersebut tidak memberikan kejutan seperti yang telah dibeberkan oleh beberapa kader PDI Perjuangan.
"Yang kami harapkan hari ini adalah harapan kejutan tadi Bang, kejutan. Kan sudah diworo-woro sebelumnya oleh Abang sendiri mungkin gitu, bahwa akan ada kejutan pada acara itu," ujar Bestari.
Tag
Berita Terkait
-
NasDem Kecele Megawati Tak Kasih 'Surprise' di Acara HUT PDIP: Tapi Nggak Papa, Kita Sabar
-
'Jangan Sampai Anies Nggak Ada Lawan' Kelakar Politisi NasDem Sindir PDIP Belum Deklarasi Capres
-
'Ibu Sayang dan Hormat ke Pak Jokowi' Kata Puan Maharani Tanggapi Pidato Megawati yang Dituduh Hina Presiden
-
'Ibu Ketum Pakai Bahasa Akar Rumput' Ruhut Sitompul Heran Pidato Megawati Diolok: Yang Sok Intelek Nggak Akan Nyambung
-
'Deg-degan Kok Perempuan Terus yang Disebut' Puan Maharani Tanggapi Kode-Kode Megawati Soal Capres di HUT PDIP
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah