Suara.com - Menjadi Ketua PSSI tentunya memiliki prestige tersendiri. Oleh karenanya, ada banyak kandidat yang mencalonkan diri sebagai calon ketua PSSI saat posisi itu dibuka pendaftarannya. Nah, kamu mau tahu apa saja syarat menjadi ketua PSSI?
Baru-baru ini, bursa calon Ketua PSSI memanas setelah sejumlah tokoh ternama mendaftarkan dirinya. Mereka adalah Erick Thohir dan La Nyalla. Jika sudah mendaftarkan diri tentu, keduanya sudah melengkapi dokumen dan syarat menjadi ketua PSSI.
Lantas apa saja syarat menjadi ketua PSSI? Cek informasinya di bawah ini.
Syarat umum menjadi ketua PSSI
Jika kamu mau menjadi ketua PSSI, kamu harus bisa memenuhi persyaratan sebagai berikut ini.
- Melampirkan surat pernyataan bebas terpidana, integrity check berupa Komdis PSSI dan SKCK.
- Usia minimal 30 tahun saat mendaftar.
- Mempunyai pengalaman mengelola sepakbola selama lima tahun.
- Aktif dalam persepakbolaan Indonesia. Keaktifan ini dapat dibuktikan dengan surat dukungan atau surat rekomendasi dari anggota PSSI. Lalu surat tersebut ditandatangani oleh pihak berwenang di PSSI.
- Berilmu pengetahuan tentang sepakbola Indonesia termasuk hukum-hukum sepak bola.
- Memiliki kemampuan dan kecakapan untuk mengembangkan program PSSI.
- Bisa membentuk program PSSI sejalan dengan program FIFA dan AFC.
Persyaratan Individual
Selain persyaratan umum seperti disebutkan di atas. Kamu juga harus dapat memenuhi persyaratan individual sebagai berikut.
- Menyerahkan pas foto berwarna background 4x6 sebanyak 4 lembar.
- Menyerahkan curriculum vitae yang menyatakan aktif selama 5 tahun dalam bidang persepakbolaan Indonesia.
- Menyerahkan portofolio disahkan oleh anggota PSSI atau pihak berwenang dari PSSI
- Dapat menyerahkan fotocopy KT atau identitas diri lainnya.
- Menyerahkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).
- Menyerahkan surat keterangan tidak pernah dihukum pidana.
- Menyerahkan surat hasil pemeriksaan integritas dari Komdis PSSI
- Menyerahkan formulir A-2.
Erick Thohir Mendaftar Jadi Ketum PSSI
Menteri BUMN Erick Thohir ternyata juga tertarik mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Hal itu sudah dikonfirmasi oleh Anggota Komite Eksekutif (EXCO) PSSI. Formulir pendaftaran Erick Thohir sudah diserahkan kembali ke kantor PSSI di lantai 6 GBK Arena, Jakarta.
Baca Juga: Adu Harta Kekayaan Erick Thohir Vs La Nyalla, Bakal Bersaing Rebut Kursi Ketua Umum PSSI
Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mattaliti sudah mendaftarkan diri. La Nyalla sendiri diketahui merupakan orang yang sudah berpengalaman di PSSI. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum PSSI pada tahun 2015.
Sementara Erick Thohir dikenal sebagai orang yang aktif dalam bisnis sepakbola sampai ke kancah internasional. Itu karena dia pernah memiliki klub terbesar di Eropa, Inter Milan. Ia juga pernah menjadi bos Mahaka Sport dan menggelar Piala Presiden pada tahun 2015.
Kompetisi Piala Presiden sendiri diadakan untuk mengisi kekosongan kompetisi sepakbola. Penyebabnya PSSI kena saksi dari FIFA dan tak boleh melalukan aktifitas persepakbolaan di tanah air.
Demikian itu informasi syarat jadi ketua PSSI. Siapa yang bakal terpilih menjadi ketua PSSI periode terbaru? Apakah Erick Thohir atau La Nyalla?
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong