Suara.com - Bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan menyampaikan kritik mengenai proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) saat menjadi pembicara di Singapura. Menurutnya, proyek IKN sangat minim proses politik dan partisipasi publik.
Hal ini tentu saja menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak, salah satunya pegiat media sosial Denny Siregar.
Melalui cuitannya, Denyy Siregar melontarkan kritik menggelitik terkait kritik Anies Baswedan terhadap IKN. Ia menyebut bahwa masa depan IKN hanya akan sama seperti dengan Hambalang.
"Kalo doi jadi presiden, bakalan jadi Hambalang nih IKN," tulis @Dennysiregar7 seperti dikutip Suara.com pada Minggu (15/1/2023).
Dalam cuitannya, produser film Sayap-Sayap Patah ini juga turut menyentil Surya Paloh Cs.
"@NasDem tahu nggak sih ini?" sambungnya.
Cuitan ini pun sontak saja menjadi sorotan dari warganet. Tak sedikit warganet yang melontarkan komentar kontra atas twit dari Denny Siregar.
"Pembangunan IKN mulai aja belum gimana bisa jadi seperti Hambalang," kata warganet.
"Sekarang aja IKN udah jadi Hambalang. Janji Januari sudah banyak gedung-gedung, nyatanya masih aja bentuknya hutan gundul. Kalau Anies jadi presiden, IKN akan dikembalikan lagi menjadi hutan buat ekosistem hewan," imbuh warganet lain.
Baca Juga: CEK FAKTA: Anies Baswedan Terseret dalam Kasus Dugaan Korupsi Lukas Enembe, Benarkah?
"Ikn akan dibatalkan, bukan mangkrak lagi, dan akan menyeret Bang Joko ke pengadilan," ujar warganet lain.
Namun, tak sedikit warganet yang melontarkan kritik kepada Anies Baswedan.
"Pasti, Anies pasti kontra semua yang udah dilakukan Pak Jokowi. Sama seperti dia pas jadi gubernur DKI, tapi hasilnya lebih hancur," komentar warganet lain.
"Sama terbengkalainya seperti Jakarta kemarin," tambah warganet lain.
"Benaran kandidat capres nih orang, mengritik agenda dalam negeri di forum negara luar. Nasionalisme hampa," komentar warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Terseret dalam Kasus Dugaan Korupsi Lukas Enembe, Benarkah?
-
'Perkara Banjir hingga Dana Baznas buat Kader PDIP' Penyebab Elektabilitas Ganjar Pranowo Mendadak Melempem
-
Anies Fix Maju Pilpres 2024? PDIP Dinilai Bakal Pilih Ganjar Ketimbang 'Putri Mahkota' Jadi Capres
-
Tekad Demokrat Demi Posisi Cawapres Anies Dinilai Wajar: Survei AHY Lebih Baik dari Kader PKS Lain
-
'Ada Tarik Menarik Antara Tiga Partai' Koalisi Perubahan Dinilai Berpotensi Bubar Dalam Waktu Dekat
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan