Suara.com - Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago, menyoroti perjumpaan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Bali, Senin (16/1/2023). Ia menilai jika pertemuan ini makin memperlihatkan chemistry antara kedua tokoh tersebut.
Sebelumnya, Megawati dan Erick Thohir juga pernah berjumpa, yaitu saat keduanya mengunjungi pusat perbelanjaan Sarinah yang baru saja direnovasi pada bulan Juni 2022.
"Terkait pertemuan Bu Mega dan Pak Erick ini kan bukan pertemuan pertama. Pernah di momen-momen penting seperti peresmian Sarinah. Itu kan bagi Bu Mega ada nostalgia, ada peristiwa masa lalu yang beliau tidak bisa lupakan. Pertemuan Pak Erick dan Bu Mega tentu akan memunculkan banyak makna yang terutama soal persamaan chemistry," ujar Pangi saat dihubungi wartawan, Senin (16/1/2023).
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research ini juga mengungkapkan jika perjumpaan tersebut merupakan sinyal makin mesranya Menteri BUMN tersebut dengan PDI Perjuangan.
"Dengan pertemuan seperti ini saya pikir akan sangat baik bagi langkah maju Pak Erick kedepan," ujar Pangi.
Pada kesempatan ini, Pangi mengujarkan bahwa Erick Thohir bisa menjadi salah satu tokoh potensial yang akan dipasangkan dengan kader PDI Perjuangan, Puan Maharani ataupun Ganjar Pranowo.
"Pada akhirnya urusan Pilpres itu ditentukan oleh kerja politik. Bagaimana Pak Erick mengatasi masalah complicated yang ada di BUMN dan kepuasan Pak Jokowi, Megawati, dan PDIP adalah satu hal penting. Di samping pula kerja politik yang akan menentukan," terang Pangi.
Pangi pun menilai bahwa Megawati dan Erick Thohir merupakan dua sosok yang sangat berpengaruh di Pilpres 2024.
"Ada persamaan antara Ibu Mega dan Erick untuk langkah-langkah awal menuju Pilpres 2024. Saya pikir Ibu Mega adalah veto player. Queen maker yang akan menentukan Pilpres 2024," pungkasnya.
Baca Juga: Rekam Jejak Ratu Tisha, Calon Wakil Ketua Umum PSSI Pendamping Erick Thohir
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Ratu Tisha, Calon Wakil Ketua Umum PSSI Pendamping Erick Thohir
-
Jokowi Berikan Lampu Hijau Erick Thohir Maju Jadi Calon Ketum PSSI
-
Jika Tak Dapat 'Tiket Emas' dari Megawati, Ganjar Pranowo Diminta Gabung ke Koalisi Ini
-
Pro Kontra Erick Thohir Nyalon Ketua Umum PSSI, Menteri Tak Bisa Rangkap Jabatan?
-
'Ibu Mega Makasih' Soal Pidato Megawati di HUT PDIP, Rocky Gerung: Kembalikan Daulat Partai yang Diambil Alih Jokowi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut