Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak menampik ketika ditanya rencana melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Angin menghembuskan isu Jokowi akan melakukan reshuffle pada Rabu, 1 Februari 2023.
Keputusan Jokowi untuk melakukan reshuffle identik dengan Rabu Pon atau Rabu Pahing.
Pertama kali Jokowi melakukan reshuffle pada 12 Agustus 2015, 27 Juli 2016 dan 23 Desember 2020. Tiga hari itu sama-sama Rabu Pon.
Sedangkan Rabu Pahing dipilih Jokowi untuk merombak kabinet pada 17 Januari 2018, 15 Agustus 2018, dan 15 Juni 2022.
Hanya satu kali Jokowi melakukan reshuffle di luar kebiasannya yakni pada 28 April 2021. Hari itu merupakan Rabu Wage.
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan tidak ada reshuffle pada Januari 2023. Ia juga enggan membongkar niatan Jokowi untuk mereshuffle menterinya pada 1 Februari.
"(Februari) ya nggak tahu," kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/1/2023).
Pada kesempatan yang sama, Pratikno menegaskan kalau kinerja Kabinet Indonesia Maju sejauh ini masih terbilang bagus. Bahkan nilai baik juga tertorehkan pada evaluasi kerja menteri-menteri Jokowi pada 2022.
"Kinerjanya bagus, evaluasi 2022 juga sangat bagus, banyak sekali yang disampaikan presiden, banyak sekali capaian positif di saat-saat yang sangat sulit," terangnya.
Baca Juga: Kabar Reshuffle Mentri, Hendri Satrio: Jangan-jangan Ada Upaya Pengalihan Isu Perpu Cipta Kerja
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menutup rapat-rapat perihal rencana Jokowi melakukan reshuffle menterinya.
"Saya nggak tahu kalau ada yang bocor, saya bagian yang nyimpen yang nggak bocor, pokoknya saya nyimpen yang ngggak bocor, abis kamu tanya bocorannya, saya nyimpen yang nggak bocor," tutur Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/1/2023).
NasDem Jadi Sasaran?
Rencana Jokowi untuk mereshuffle menteri-menterinya menjadi isu panas seraya adanya deklarasi Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Banyak pihak menilai langkah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tersebut membuat Jokowi tidak senang.
Terlebih asumsi itu didukung oleh pernyataan Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat yang menilai Jokowi mesti mengevaluasi dua menteri dari bendera NasDem. Dua menteri yang dimaksud ialah Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidul dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.
"Satu kinerjanya, dua termasuk partainya. Kalau memang gentle betul sudah seperti itu akan lebih baik, untuk menteri-menterinya lebih baik mengundurkan diri," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Berita Terkait
-
Johny G Plate Sebut Reshuffle Kabinet Hak Absolut Presiden Jokowi, Sudah Pasrah?
-
Soroti Netizen yang Dipecat Gegara Berkicau Mau Lempar Jokowi Pake Batako, Gibran Minta Tolong Carikan Kontaknya
-
Bantah Pecat Karyawannya yang Viral Cuit Ingin Timpuk Bibir Jokowi, UNIBI: Mengundurkan Diri
-
Jokowi Minta Pelaku Kerusuhan di Kawasan Industri PT GNI Morowali Utara Ditindak Tegas!
-
Berikut Daftar 12 Peristiwa Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu yang Akan Ditindak Presiden Jokowi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran