Suara.com - Pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh turut disorot pengamat politik Refly Harun.
Menurut Refly, pertemuan terebut diduga tak jauh dari urusan Pilpres dan reshuffle. Pasalnya, belum lama ini Presiden Jokowi diduga akan melakukan reshuffle terhadap menteri-menterinya tak lama setelah NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2024.
Mencuat dugaan bahwa menteri-menteri yang akan direshuffle tersebu adalah dari Partai NasDem yang dipimpin Surya Paloh.
Kendati begitu, Refly menilai bahwa pertemuan itu justru menunjukkan bahwa ada kemungkinan Nasdem tidak jadi ditendang dari kabinet.
"Bisa jadi dengan pertemuan ini, menteri-menteri NasDem tidak direshuffle. Tapi dalam politik tidak ada free lunch (makan siang gratis," kata Refly.
Refly menilai bahwa masing-masing pihak memiliki jalan berbeda. Bisa jadi ada kesepakatan antara Luhut dan Surya Paloh.
Misalnya jika Surya Paloh gagal membangun koalisi bersama Demokrat dan PKS untuk mengusung Anies, maka harus kembali menuruti pemerintah soal capres yang didukung Jokowi.
"Misal karena masing-masing beda jagoan gentlement agreement-nya you kalau tidak berhasil membangun koalisi balik lagi ya ke istana," Refly menduga.
Seperti diketahui, koalisi tiga partai pendukung pencapresan Anies Baswedan itu belum kunjung diresmikan. Muncul dugaan bahwa koalisi itu akan gagal terbentuk mengingat sudah beberapa bulan tak kunjung menyatukan suara setelah deklatasi Anies.
Baca Juga: Seperti Karma, Cak Nun Buka-bukaan Dampak Besar Sebut Jokowi Firaun: Seharusnya Tidak Saya Ucapkan
Selain itu, peran Luhut yang selalu ada di setiap dinamika politik sekitar lingkungan istana juga tak luput dari sorotan.
"Setiap sirkulasi elite di negeri ini konon selalu melibatkan Luhut Binsar Pandjaitan," imbuh Refly.
Bukan hanya di Golkar, partai yang menaungi Luhut, tapi Menko Marves ini juga nyaris selalu ada di segala urusan.
"Bahkan lintas partai, tidak hanya untuk Golkar saja dan itu sudah jadi rahasia umum," tambah Refly.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Tag
Berita Terkait
-
Seperti Karma, Cak Nun Buka-bukaan Dampak Besar Sebut Jokowi Firaun: Seharusnya Tidak Saya Ucapkan
-
Curhat Gibran Tak Romantis, Selvi Ananda Selalu yang Pertama Bilang 'I Love You'
-
Cak Nun Minta Maaf Setelah Bilang Jokowi Fir'aun, Warganet: Alhamdulillah Menyadari
-
Banyak Pekerja Rumah Tangga Alami Kekerasan Hingga Gaji Tak Dibayar, Jokowi Kebut RUU PPRT
-
Selvi Ananda Akui Lebih Romantis Daripada Gibran Rakabuming: Jangan Harap Deh!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret