Suara.com - Tanggal 27 Januari diperingati sebagai Hari Holokaus Sedunia. Bagaimana sejarah Hari Holokaus Sedunia ini?
UNESCO memberikan penghormatan untuk mengenang para korban Holokaus/Holocaust dan menegaskan kembali komitmennya yang tak tergoyahkan untuk melawan antisemitisme, rasisme, dan bentuk intoleransi lain yang dapat menyebabkan kekerasan yang menargetkan kelompok.
Tanggal 27 Januari ini dipilih untuk menandai peringatan pembebasan Kamp Konsentrasi dan Pemusnahan Nazi di Auschwitz-Birkenau oleh pasukan Soviet pada 27 Januari 1945 silam.
Secara resmi, Hari Peringatan Internasional untuk Mengenang Para Korban Holocaust telah disahkan oleh Majelis Umum PBB dan diumumkan pada November 2005 lalu.
Penasaran, seperti apa sejarah Hari Holokaus Sedunia?
Sejarah Hari Holokaus Sedunia
Tragedi Holocaust dimulai dari tahun 1941 hingga 1945. Holocaust atau yang juga dikenal sebagai Shoah, adalah "Solusi Akhir" Nazi Jerman untuk melenyapkan semua orang Yahudi yang berada dalam genggaman Nazi Jerman. Hampir dua pertiga populasi Yahudi Eropa telah terbunuh akibat tindakan keji ini.
Namun tragedi ini bisa dikatakan dimulai pada 24 Februari 1920, di mana pada tahun itu bangkit Partai Nazi atau Partai Pekerja Jerman Sosialis Nasional di Munich, Jerman. Sebuah partai yang nantinya menjelma menjadi pelaku utama dalam genosida orang-orang Yahudi.
Didirikannya Partai Nazi sebenarnya tidak terlalu buruk setelah 13 tahun kemudian, tepatnya pada 30 Januari 1933. Lalu Adolf Hitler dengan Partai Nazinya menciptakan kamp kematian pertama pada 22 Maret 1933.
Baca Juga: Tak Cuma Umat Muslim, Komunitas Yahudi Ini Juga Kutuk Aksi Pembakaran Alquran di Swedia
Pada bulan Agustus 1934, Presiden von Hindenburg meninggal dunia, dan Adolf Hitler memanfaatkan hal tersebut dengan penghapusan jabatan presiden dan menobatkan dirinya sebagai diktator Jerman.
Kemudian pada 20 Januari 1942, dibentuklah Konferensi Wannsee di Berlin, dan diadakan Solusi Akhir dari Pertanyaan Yahudi yang dimotori Layanan Sipil Jerman dengan Partai Nazi.
Lalu pada 27 Januari 1945, Tentara Soviet berhasil membebaskan orang-orang Yahudi yang berada di kamp kematian terakhir di Auschwitz-Birkenau, Polandia. Ditemukan tiga kamp di lokasi tersebut, di mana para tahanan ditemukan mati dengan berbagai cara yang keji.
Penyerangan dan pembebasan tentara Soviet kemudian mendatang kabar baik, di mana dari peristiwa itu, tertangkap 22 pejabat tingkat atas Nazi dan pada 29 November 1945, di Pengadilan Nuremberg, 12 di antara mereka dijatuhi hukuman mati.
Berselang 60 tahun kemudian, tepatnya pada 1 November 2005, Resolusi Majelis Umum PBB 60/7 telah menetapkan Hari Peringatan Holocaust Internasional. Setiap tahunnya, sebagian besar negara di dunia memperingati Hari Holocaust Sedunia pada 27 Januari.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Tak Cuma Umat Muslim, Komunitas Yahudi Ini Juga Kutuk Aksi Pembakaran Alquran di Swedia
-
Apa itu Monumen Holocaust? Monumen Bersejarah di Ukraina yang Ditembak Rudal Rusia, Bikin Presiden Zelensky Meradang
-
Memahami Apa Itu Holocaust dan Sedikit Penjelasannya
-
Selebgram Pose Seksi di Holocaust, Langsung Dihujat Warganet
-
Budaya Israel: Bahasa, Peringatan Holocaust hingga Wajib Militer
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bukan Lagi Teka-teki, KPK Akhirnya Tahu Total Kerugian Negara Kasus Kuota Haji, Siap Umumkan?
-
Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Detik-detik Penangkapan Koko Erwin, Bandar Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Pendaftar Ganda Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Bakal Langsung Dicoret, Ini Syarat Lengkapnya
-
"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI
-
1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV