Suara.com - Ada banyak jalan untuk bisa berkuliah baik di dalam negeri maupun di luar negeri, salah satunya dengan mengikuti program beasiswa LPDP. Dengan mendaftar LPDP Anda bisa berkuliah S2 dan S3 di luar negeri. LPDP tahap pertama resmi dibuka mulai Rabu, 25 Januari 2023 dengan masa pendaftaran selama 1 bulan dan berakhir pada 25 Februari 2023. Simak syarat daftar beasiswa LPDP pada ulasan berikut.
Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan program bantuan dana pendidikan penuh yang akan membiayai biaya kuliah serta biaya lainnya termasuk biaya tempat tinggal guna menunjang kelancaran studi di universitas di berbagai negara.
Program LPDP adalah di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia. Beasiswa ditujukan untuk warga negara Indonesia lulusan D4 atau S1 dan juga S2 yang hendak melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 dan S3. Program bantuan pendidikan tersebut ditujukan khusus untuk semua pelajar Indonesia yang memenuhi persyaratan.
Lantas apa saja syarat beasiswa LPDP 2023? Ketahui informasi selengkapnya pada ulasan berikut.
Syarat Daftar Beasiswa LPDP
Pendaftar beasiswa LPDP 2023 wajib melengkapi seluruh persyaratan yang diminta saat melakukan pendaftaran beasiswa LPDP. Berikut ini adalah syarat pendaftaran LPDP yang wajib diperhatikan:
• Warga negara Indonesia (WNI)
• Telah lulus program D4, S1 atau S2 dari perguruan tinggi yang terakreditasi
• Tidak sedang menempuh pendidikan degree atau non-degree baik itu S2 maupun S3
• Tidak sedang mendaftar, menerima, ataupun akan menerima beasiswa lain
• Program studi dan perguruan tinggi tujuan harus sesuai dengan ketentuan LPDP
• Apabila Anda merupakan lulusan universitas luar negeri maka harus melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan juga konversi IPK
• Melengkapi profil pendaftaran
• Menandatangani surat pernyataan yang tertera pada aplikasi pendaftaran
• Menuliskan komitmen untuk kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan juga rencana kontribusi setelah menyelesaikan studi
Berita Terkait
-
6 Tips Lolos LPDP Luar Negeri, Persiapkan Diri Pendaftaran Tahap 1 Resmi Dibuka
-
Syarat Daftar Kampus Mengajar dan Ketentuan bagi Mahasiswa
-
Cara Daftar Beasiswa LPDP 2023 di beasiswalpdp.kemenkeu.go.id, Dibuka Hari Ini!
-
Dibuka! Cek Jadwal LPDP 2023, Pendaftaran Beasiswa Tahap 1 Mulai Hari Ini
-
PHR Luncurkan Beasiswa Internasional dan Universitas Pertamina Bagi Putra-Putri Riau
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!