Suara.com - Suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dhohir diperkenalkan ke publik pada perayaan ulang tahun ke-8 PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat pada Selasa (31/1/2023) kemarin.
Ketua Umum PSI Giring Ganesha jadi sosok yang memperkenalkan langsung Dhohir ke Presiden Joko Widodo juga hadir dalam acara itu. Simak profil dan rekam jejak Dhohir Farisi, suami Yenny Wahid yang jadi kader PSI berikut ini.
Profil dan Rekam Jejak Dhohir Farisi
Dhohir Farisi merupakan pria kelahiran Probolinggo, 11 April 1979 yang berarti kini berusia 43 tahun. Ia adalah lulusan Universitas Gadjah Mada.
Selama mengenyam bangku kuliah, Dhohir dikenal sangat aktif dalam sejumlah pergerakan mahasiswa pada masa Orde Baru menolak kebijakan antidemokrasi.
Usai lulus, Dhohir Farisi menjadi seorang konsultan komunikasi publik. Ia kemudian mulai terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Gerindra. Dhohir Farisi pernah jadi anggota DPR RI dari Partai Gerindra periode 2009-2014.
Dhohir Farisi sempat jadi sorotan publik karena meminang Yenny Wahid yang merupakan putri mantan Presiden RI ke 4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Ia bertemu dengan Yenny Wahid ketika berkampanye di Jawa Timur. Keduanya berasal dari partai berbeda namun dipertemukan dalam sebuah acara politik.
Hingga kemudian keduanya memutuskan untuk menikah pada 15 Oktober 2009 . Saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla jadi saksi pernikahan. Dari pernikahan tersebut, Dhohir Farisi dan Yenny Wahid telah dikaruniai 2 orang anak.
Baca Juga: Sindiran dan Pesan Menohok Presiden Jokowi Untuk PSI: Jangan Jadi Follower
Dhohir Farisi Jadi Dewan Pengarah Kemenangan Pemilu PSI
Giring Ganesha memperkenalkan Gus Faris, sapaan Dhohir Farisi di hadapan Presiden Jokowi dan kader PSI lain di acara Kopdarnas HUT ke 8 PSI. Ia menyebut suami Yenny Wahid itu akan memegang peranan penting dalam kemenangan PSI di parlemen.
"Ada satu orang lagi yang mau saya perkenalkan Pak. Ini juga, semenjak beliau masuk saya larinya juga semakin semangat. Izin, Gus Dhohir Faris," ucap Giring disambut riuh peserta Komdarnas.
"Gus Faris sekarang adalah Dewan Pengarah Kemenangan Pemilu Partai Solidaritas Indonesia. Satu lagi tanda-tanda alam bawah PSI akan menang di 2024," sambung Giring.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Sindiran dan Pesan Menohok Presiden Jokowi Untuk PSI: Jangan Jadi Follower
-
Siapa Cawapres Ideal Pendamping Anies Baswedan? Tokoh Ini Diprediksi Sukses Bawa Anies Menang di Pilpres 2024
-
Jejak Karier Politik Rian Ernest, Kini Pilih Berlabuh di Golkar Usai Hengkang dari PSI
-
Bukan AHY, Anies Baswedan Bisa Menang Jadi Next Jokowi Jika Duet dengan Sosok Ini
-
Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara Soal Isu Reshuffle Rabu Pon: Kamis-nya Kamis Wage
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit