Suara.com - Seorang pria berinisial MN (73) ditangkap tim gabungan TNI AL karena menjadi prajurit TNI AL gadungan. Bermodalkan seragam TNI AL, MN bahkan berhasil meniduri tiga wanita yang berbeda.
Awalnya, TNI AL mendapatkan laporan perihal video TikTok yang memuat seorang laki-laki mengenakan seragam TNI AL dengan pangkat Laksma TNI. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, tim gabungan yang terdiri dari Satlidpam Puspomal, Tim intel dan Dislidpam Pom Lantamal III langsung melakukan penelusuran serta penyelidikan secara seksama terhadap MN.
"Untuk mencegah terjadi tindakan yang dapat merugikan banyak pihak maupun citra TNI AL dan diketahui bahwa tersangka bukanlah anggota TNI AL," kata Danpuspomal Brigjen TNI Mar I Made Wahyu Santoso saat konferensi pers di kantor Puspomal, Jakarta Utara, Rabu (1/2/2023).
Tim gabungan mendapati kediaman pelaku di kawasan Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/1/2023). Alamat tersebut diperoleh dari data kendaraan yang digunakan MN.
Setelah penelusuran lebih lanjut dilakukan, akhirnya tim gabungan berhasil mendapati pelaku tengah berada di daerah Cikalong, Kabupaten Purwakarta.
Setelah memperoleh informasi yang tepat, tim gabungan mencari keberadaan pelaku di daerah Cikalong dan waduk Cirata guna melaksanakan penyelidikan dan penangkapan. Tepat pada Selasa (31/1/2023) tim gabungan berhasil menangkap MN.
Saat ditangkap, tim gabungan mengamankan barang bukti baju dan celana dinas PDH lengkap dengan pangkat Laksma TNI, brevet dan tanda jasa, KTP, ponsel serta kalung tanda BIN.
"Pelaku mengaku membuat baju dan membeli atribut TNI AL serta tanda lencana BIN di Pasar Senen, Jakarta Pusat atas keinginan sendiri," ujarnya.
Menurut pengakuan, MN sengaja berlagak menjadi prajurit TNI AL supaya bisa memikat wanita. Modusnya tersebut berhasil dilakukan MN yang mengaku telah meniduri tiga wanita berbeda.
Baca Juga: Kapal BBM TNI AL Usir Kapal Monster China di Laut Natuna Utara
Adapun kini kasus MN akan dilimpahkan ke ke pihak berwajib yakni Mabes Polri.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak KRI Sorong (911), Kapal Tanker TNI yang Berlayar di 3 Masa
-
Sumringah Mbak Puan Dikukuhkan jadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL setelah ikut Latihan Perang
-
Puan Maharani Diangkat Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL
-
Tak Jadi Panglima TNI, Dudung Abdurrahman Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir
-
Sejarah Hari Ini: Mengenal Sea Cat, Rudal Hanud Pertama yang Dioperasikan TNI-AL
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya