Setelah Asian Games 2018 usai, penggunaan Wisma Atlet sebagai salah satu sarana akomodasi atlet dan kontingen selesai.
Setelah itu muncul rencana agar wisma atlet tersebut dialihfungsikan menjadi rusunawa bagi masyaralat berpenghasilan rendah (MBR).
Ketika itu, tarif yang dipatok sebagai biaya sewa rusunawa ini adalah sepertiga dari UMP Jakarta, yakni sekitar Rp1 jutaan.
Sempat direncanakan untuk rumah dinas ASN
Pada 2019, muncul lagi perencanaan baru terhadap Wisma Atlet Kemayoran, yakni akan digunakan sebagai hunian untuk aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang menginginkan penyediaan hunian untuk kalangan ASN, TNI dan Polri.
Meski difungsikan sebagai rumah dinas kalangan ASN, pemerintah menyatakan tetap akan menerapkan sistem sewa bagi yang menghuninya.
Digunakan sebagai rumah sakit darurat Covid-19
Wisma Atlet kemayoran digunakan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 mulai Maret 2020 kala pandemi menghantam Tanah Air.
Baca Juga: Minta Pemprov DKI Ambil Alih Wisma Atlet, DPRD DKI: Daripada Kosong Jadi Tempat Kuntilanak
Untuk menunjang perawatan pasien Covid-19, pemerintah, melalui Kementerian PUPR melengkapi sejumlah fasilitas di sana dengan menambahkan laboratorium, farmasi, radiologi hingga ruangan ICU.
Setelah dua tahun lebih, akhirnya penggunaan Wisma Atlet Kemayoran sebagai rumah sakit darurat dihentikan pada 31 Desember 2022, seiring dengan meredanya kasus virus corona di Indonesia.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Minta Pemprov DKI Ambil Alih Wisma Atlet, DPRD DKI: Daripada Kosong Jadi Tempat Kuntilanak
-
Kuntilanak Datang ke Rumah Jika Melakukan Kebiasaan Ini, Ternyata Jarang Disadari Terutama Perempuan
-
Link Nonton Mangkujiwo 2 Trending di Twitter Indonesia: Kuntilanak Bikin Tegang
-
Link Nonton Mangkujiwo 2, Film Horor Menyeramkan dan Penuh Penasaran
-
Sinopsis Film Mangkujiwo 2, Seri Kuntilanak Universe yang Kisahkan Sisi Kejam Manusia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara