Suara.com - Dugaan kasus phishing diduga memakan korban seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Hal ini diduga kuat usai Anggota DPRD Klungkung, Bali, bernama I Wayan Misna melaporkan dirinya kehilangan uang Rp654 juta dari rekeningnya.
Belakangan diketahui, I Wayan Misna kehilangan uang tersebut usai mengklik sebuah link yang dikirim seseorang melalui Facebook.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, sebelumnya korban sempat memastikan saldo rekening miliknya pada 27 Januari 2023 lalu.
Korban beberapa hari kemudian menerima pesan dari Facebook yang berisi tautan dengan mengatasnamakan bank daerah terkait. Tanpa curiga, Wayan membuka link tersebut dan mengisi formulir di dalamnya. Tanpa butuh waktu lama, uang di rekening Wayan habis tanpa ia sadari.
Satake mengatakan, saat korban ingin bertransaksi pada 30 Januari, korban mengaku tidak bisa membuka aplikasi Mobile Banking yang biasa ia gunakan.
Namun, di waktu yang sama, ia dihubungi oleh pihak bank lantaran adanya transaksi dalam jumlah besar yang dilakukan rekening miliknya.
Sementara, korban tidak merasa transaksi tersebut.
"Pihak bank kemudian mengirimkan soft copy rekening yang menunjukkan adanya banyak transaksi pengiriman uang keluar dari rekening korban," kata Satake kepada awak media, Kamis (2/2/2023) lalu.
Politisi dari fraksi PDI P itu lantas melaporkan peristiwa yang menimpanya itu ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali.
Berita Terkait
-
Viral Video Anak Pejabat DPRD Jambi Kecelakaan hingga Bawa Penumpang Bugil, Warganet: Gak Usah Ditonton Mengecewakan
-
Massa Desak DPRD Batam Pecat Azhari David Yolanda yang Terjerat Narkoba
-
Kecelakaan Saat Bawa Mobil Dinas DPRD Jambi, Pelajar SMA dan Pacar Ditemukan Sedang Bugil oleh Warga
-
Pelajar Bawa Mobil Camry Anggota DPRD Jambi Bernopol BH 1842 Z, Tabrak Papan Reklame di Depan RS Siloam, Kondisi Pacarnya Telanjang!
-
Wisma Atlet Dituding Eks Staf Ahok Jadi Sarang Kuntilanak, PUPR Geram
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya