Suara.com - Polisi menyelidiki laporan ibu muda YS tersangka pelecehan 17 anak di Kota Jambi, yang melaporkan balik korban. Di mana ia mengaku diperkosa oleh 8 orang anak.
Kanit PPA Satreskrim Polresta Jambi Ipda Chrisvani Saruksuk, Selasa (7/2/2023), mengatakan saat ini masih dilakukan proses penyelidikan atas laporan tersebut.
"Benar sedang proses penyelidikan, nanti kami informasikan," kata dia.
Dalam laporan tersebut, tersangka YS melaporkan mengalami pelecehan oleh delapan anak yang sebelumnya melaporkan dirinya ke Polda Jambi.
Berdasarkan pengakuan YS, ia menjadi korban pemerkosaan di rumahnya sendiri. Rumah itu menjadi tempat kejadian perkara (TKP) atas laporan 17 anak yang mengaku dilecehkan oleh YS.
Saat ini YS telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Jambi pada Sabtu (4/2).
Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Andri Ananta Yudhistira mengatakan pihaknya telah memeriksa suami tersangka yakni AF. Polisi menemukan keterangan baru tentang kepribadian tersangka dari suaminya.
"Dari hasil keterangan bahwa di hari Kamis malam suaminya melihat secara langsung bahwa tersangka melukai dirinya sendiri dengan menggunakan silet pada bagian tangan lengan kanannya, " katanya.
Andri mengatakan, dari pengakuan AF bahwa istrinya sering mengancam akan menikam anaknya yang berusia 10 bulan jika suaminya tidak bisa melayani tersangka.
Baca Juga: Ibu Muda Pelaku Pelecehan Seksual 17 Anak Dibawah Umur di Jambi diduga Idap Gangguan Eksibisionis
"Tapi nanti kita lihat hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka,"kata dia.
Ia menjelaskan kepolisian berkoordinasi dengan UPTD PPA Provinsi Jambi untuk pemeriksaan kejiwaan YS di Rumah Sakit Jiwa.
Pada Selasa, tersangka YS sudah dibawa ke RSJ Jambi untuk menjalani observasi kejiwaan. Observasi kejiwaan ini membutuhkan waktu selama 14 hari. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Ibu Muda Pelaku Pelecehan Seksual 17 Anak Dibawah Umur di Jambi diduga Idap Gangguan Eksibisionis
-
Gubrak! 5 Kelakuan Nyeleneh Ibu Muda Cabul di Jambi, Netizen Jodohkan dengan Ferry Irawan
-
Ancaman Hukuman Tersangka Kasus Pencabulan Belasan Anak Di Jambi
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Seksual oleh Ibu Muda di Jambi, Belasan Anak Alami Trauma
-
Bikin Geger Kasus Cabuli Belasan Anak, Muncul Video Mama Muda Bos Rental PS Melet-melet Lidah: Kok Ngeri Ya!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!
-
Menaker: THR 2026 Masih Mengacu pada Regulasi Lama, Batas Pembayaran H-7 Lebaran
-
Menpan RB: Rekrutmen CPNS 2026 Masih Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Perhatian
-
Digugat 21 Guru Besar, MKMK Siap Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Adies Kadir Pekan Ini
-
Geger Kabar Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK, Menaker: Kita Monitor