Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo telah memberikan bantuan alat musik gamelan kepada 230 desa di Jawa Tengah. Bantuan yang mulai dilaksanakan sejak 2018 lalu itu sebagai bentuk cinta sekaligus melestarikan seni dan budaya.
Bantuan dengan nilai yang beragam itu diberikan melalui anggaran Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah. Tiap desa menerima bantuan mulai dari Rp75 juta hingga Rp600 juta untuk pengadaan alat musik gamelan.
Plh Kepala Dinas Bapermades Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholis menuturkan bahwa pemberian bantuan gamelan kepada desa untuk pengembangan seni dan budaya. Itu sesuai dengan kebijakan Gubernur sebagai upaya pelestarian seni budaya di Jawa Tengah.
"Bantuan gamelan sudah diberikan kepada 230 desa dengan total anggaran Rp27 miliar, itu sejak 2018," ujarnya, Rabu, (8/2/2023).
Nur Kholis menyebut secara rinci, bantuan di tahun pertama senilai Rp2,8 miliar diberikan ke 18 desa. Di tahun 2019, ada 43 desa penerima dengan total anggaran Rp4,9 miliar.
Bantuan berlanjut untuk 19 desa di tahun 2020 dengan anggaran Rp1,3 miliar. Sedangkan di tahun 2021 anggaran naik drastis menjadi Rp12,1 miliar untuk 95 desa.
"Nah, untuk tahun 2022, bantuan diberikan kepada 55 desa dengan total anggaran Rp5,9 miliar. Untuk masing-masing penerima besaran nilainya berbeda. Ada yang Rp75 juta sampai Rp600 juta," paparnya.
Diharapkan, kepedulian pemerintah dalam memberikan bantuan pengadaan alat musik gamelan mampu menggairahkan kesenian di tengah gempuran budaya luar.
"Jawa Tengah memiliki banyak ragam seni dan budaya. Harapannya bantuan ini dapat terus melestarikan seni budaya," harapnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Respon Kasus Lembur tak Dibayar di Grobogan, Turunkan Tim Investigasi ke Perusahaan
Sementara, Rhobi Sani, pengelola bantuan gamelan di Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Jepara mengatakan bahwa kepedulian Gubernur Ganjar dimanfaatkan dengan baik oleh para seniman di desanya.
Gamelan senilai Rp150 juta tersebut menjadi media latihan sekaligus pentas melalui Komunitas Putu Langgar.
"Tentu senang dan bersyukur karena Pak Ganjar sudah memberikan bantuan gamelan, teman-teman jadi bersemangat berlatih," katanya.
Putu Langgar merupakan komunitas seni budaya yang intens berkarya Tongprak, Tongtek, campursari dan wayang.
"Bukan hanya teman-teman di komunitas tapi juga masyarakat sekitar, mulai anak sampai orang tua atau dewasa, bahkan ketua RT membuat paguyuban ikut latihan. Ya, bantuan ini sangat bermanfaat untuk pelestarian seni budaya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Wamendes PDTT Budi Arie Bantah Perpanjangan Jabatan Kepala Desa Untungkan Partai Politik
-
Mantap! Nol Kasus Desa Tertinggal, 81 Desa Kategori Maju, Begini Kata Bupati Purwakarta Ambu Anne
-
Hujan Terus Menerus, Banjir Rendam Desa Ulu Maras Anambas
-
Ganjar Disambut Ribuan Warga Nahdliyin yamg Hadir di Sidoarjo
-
Gubernur Ganjar Sebut NU Sudah Memberikan Kontribusi yang Luar Biasa Bagi Negara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
Pengamat: Pernyataan Menhan Soal Direksi Himbara Di Luar Kapasitas