Suara.com - Sebagaimana yang telah diketahui bersama, bahwa belum lama ini Turki dan Suriah dilanda gempa bumi dahsyat dengan daya guncang sebesar 7.8 Magnitudo. Bagi umat muslim, ada baiknya membaca doa untuk korban gempa tersebut.
Tercatat pada tanggal 8 Februari 2023 kemarin, total korban tewas mencapai lebih dari 7.800 orang. Jumlah korban diprediksi akan terus meningkat seiring dengan proses evakuasi yang masih terus dilakukan.
Mengingat Turki dan Suriah adalah negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, maka sebagai sesama umat Islam, kita bisa mengirimkan doa untuk korban gempa. Lantas, bagaimana bacaan doa untuk korban gempa?
“Allahumma innii as-aluka khairaha wa khaira ma fiiha, wa khaira ma ursilat bihi. Wa a’uudzubika min syarrihaa, wa syarri ma fiiha wa syarri ma ursila bihi.”
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, kebaikan di dalamnya dan kebaikan yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada di dalamnya dan keburukan yang Engkau kirimkan dengannya", (HR An Nasa’i).
Doa Saat Ada yang Terkena Musibah
"Allahumma laa thaira illaa thairuka wa laa khaira illaa khairuka wa laa ilaaha ghairuka"
Baca Juga: 5 Fakta WNI Jadi Korban Gempa Turki, Masih Ada yang Hilang, 2 Tewas
Artinya: “Ya Allah, tidaklah ada kemalangan kecuali kemalangan yang berasal dari-Mu, dan tidaklah ada kebaikan, kecuali kebaikan yang berasal dari-Mu. Dan tidak ada tuhan selain Engkau", (HR Ahmad & Ibnu Sunni).
Doa untuk Korban Gempa yang Meninggal Dunia
Berikut ini adalah bacaan doa untuk orang meninggal, jenazah lelaki dan jenazah perempuan, yang bisa dipanjatkan oleh umat Islam seluruh dunia. Doa ini adalah doa permohonan rahmat dan juga pengampunan dari Allah SWT:
"Allahummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘afihim, wa‘fu ‘anhum. Allahumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafa’ata ‘ala ahlil quburi min ahli la ilaha illallahu Muhammadun rasulullah".
Artinya: "Ya Allah, berilah ampunan, kasih sayang, afiat, dan juga maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, dan syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat".
Doa untuk orang yang sudah meninggal di atas adalah untuk jenazah laki-laki, sedangkan untuk jenazah wanita, maka lafal hum diganti dengan ha.
Kemudian, pada saat mendoakan orang yang sudah meninggal baiknya ditutup dengan membaca doa sapu jagad dan juga diakhiri dengan surat Al Fatihah.
Itulah bacaan doa untuk korban gempa bumi yang bisa dibacakan untuk mereka yang tertipa bencana di Turki.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?