Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman resmi melantik sebanyak tiga anggota Majelis Kehormatan MK pada Kamis (9/2/2023). Anwar menyebut bahwa pelantikan anggota Majelis Kehormatan MK tersebut penting dilaksanakan untuk menyikapi kondisi MK saat ini.
Ia juga menjelaskan bahwa Majelis Kehormatan memiliki tugas untuk menjaga kehormatan hakim MK sebagai pelaku kekuasaan negara dalam menegakkan hukum dan juga keadilan.
Oleh karenanya, hakim MK siap mendukung setiap pelaksanaan tugas majelis kehormatan tidak terbatas pada dukungan administratif tetapi juga bersifat substantif.
Anwar menjelaskan bahwa ia sudah memberikan kepercayaan penuh kepada Majelis Kehormatan MK untuk bekerja maksimal mengungkap fakta dalam persoalan yang ada di tubuh MK.
Adapun tiga orang anggota Majelis Kehormatan MK yang dilantik pada hari ini yaitu diantaranya hakim MK Enny Nurbaningsih, mantan MK I Dewa Palguna, dan dosen FH UGM Sudjito.
Sebagai informasi, MK sendiri membentuk MKMK pada 30 Januari 2023 untuk mengusut dugaan pengubahan Putusan Nomor 103/PUU-XX/2022 yang menguji materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2020 tentang MK (UU MK).
Lantas, seperti apakah profil anggota majelis kehormatan MK yang dilantik tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Enny Nurbaningsih
Enny lahir di Pangkal Pinang pada 27 Juni 1962. Latar belakang pendidikannya yaitu sarjana dari Fakultas Hukum UGM Yogyakarta pada tahun 1981.
Baca Juga: Pengacara Zico Curigai 2 Hakim MK Jadi Dalang Kasus Pengubahan Putusan
Enny menamatkan program Pascasarjana di Universitas Padjajaran Bandung pada tahun 1995.
Enny juga berhasil meraih gelar doktor untuk program Pascasarjana Fakultas Hukum UGM dengan tesis yang berjudul “Aktualisasi Pengaturan Wewenang Mengatur Urusan Daerah dalam Peraturan Daerah”.
Tidak hanya itu, Enny juga mempunyai rekam jejak karir yang beragam di bidang hukum. Beberapa diantaranya yaitu seperti Staf Ahli Hukum DPRD Kota Yogyakarta, Kepala Bidang Hukum dan Tata Laksana UGM, Sekretaris Umum Asosiasi Pengajar Bidang Hukum dan Tata Laksana UGM, Sekretaris Umum Asosiasi Pengajar HTN-HAN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Legal Consultant di Swisscontact hingga menjadi seorang penasihat pada Pusat Kajian Dampak Regulasi dan juga Otonomi daerah.
Enny juga menjalankan karir sebagai Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Ia juga diketahui pernah meraih penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun. Penghargaan tersebut diberikan kepada para pegawai negeri sipil yang telah mengabdi selama 10 tahun lamanya dengan menunjukkan kesetiaan, kedisiplinan, pengabdian, dan keteladanan bagi pegawai lainnya.
Profil Mantan MK I Dewa Gede Palguna
Berita Terkait
-
Pengacara Zico Curigai 2 Hakim MK Jadi Dalang Kasus Pengubahan Putusan
-
Mahkamah Konstitusi Beberkan Alasan Hakim Aktif Jadi Anggota MKMK Di Kasus Putusan MK
-
Sosok Penggugat Larangan Nikah Beda Agama di Indonesia, Hakim MK Beda Pendapat
-
Masa Jabatan Presiden Dua Periode Kembali Digugat ke MK
-
Legalkan Nikah Beda Keyakinan, Hakim MK Usul Buku Nikah Beda Agama
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Radar THAAD di Yordania Hancur, Kerugian AS Tembus Rp 33,8 Triliun
-
Cuaca Hari Ini: Hujan dan Mendung Mendominasi Jakarta Hingga Yogyakarta
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi