Suara.com - Seorang siswi SMP berumur 13 tahun dari Garut mengalami nasib bak jatuh tertimpa tangga. Ia mengalami pemerkosaan dari ayah tirinya sendiri. Tak cukup di situ, orang-orang sekitarnya sempat menuding dirinya bersetubuh dengan jin hingga hamil.
Isu tersebut sempat membuat warga geger. Tetapi kini akhirnya warga disadarkan oleh titik terang dengan terungkapnya perbuatan bejat sang ayah tiri tersebut.
Berikut fakta ABG Garut diperkosa ayah tiri yang dihimpun oleh Suara.com.
Ibu ngaku korban dihamili jin
Isu bocah SMP di Garut dihamili jin berawal ketika warga heran dengan kehamilan bocah tersebut yang terjadi secara tiba-tiba.
Kepala desa setempat beserta warga lainnya terheran-heran dengan kehamilan si ABG. Sontak, mereka menanyakan sang ibu dan mendapat jawaban yang membuat mereka garuk-garuk kepala.
Ibu ABG tersebut mengaku anaknya dihamili oleh jin. Warga lalu dibuat tak percaya dan semakin menaruh curiga.
Ternyata diperkosa bapak tiri
Polisi akhirnya menerima laporan dari paman korban bahwa si ABG mengalami tindak kekerasan seksual berupa pemerkosaan dari ayah tirinya.
Baca Juga: Mewek Sambil Guling-gulingan, ABG Merengek Minta Motor KLX Bikin Netizen Emosi: Naudzubillah!
Kepala desa sebelumnya turut menemani paman korban untuk datang ke polisi dan membuat laporan pada 30 Desember 2022
Akhirnya, terungkap bahwa sosok yang menghamili ABG SMP tersebut bukanlah makhluk halus tapi ayah tirinya sendiri.
Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkap bahwa usai menerima laporan tersebut, pihaknya mengamankan ayah tiri korban.
"Kita temukan dan tangkap pelaku, yang merupakan bapak tiri korban dengan inisial AAS 45 tahun, sedangkan korban usia 13 tahun pelajar kelas 7 atau SMP kelas satu," kata Kapolres Garut, Kamis (9/2/2023) dikutip dari Antara.
Diperkosa sebanyak 15 kali
Sungguh bejat aksi ayah tiri korban. Sebab ia memperkosa anak tirinya sendiri sebanyak 15 kali hingga hamil.
Berita Terkait
-
Mewek Sambil Guling-gulingan, ABG Merengek Minta Motor KLX Bikin Netizen Emosi: Naudzubillah!
-
Nana Mirdad Diduga Sindir Gita Savitri Dengan Poni Baru Agar Terlihat ABG
-
6 Tersangka Pemerkosaan Bergilir di Sampang Ada yang Lari ke Arab Saudi dan Malaysia
-
5 Fakta Wanita Tersangka Pencabulan Jambi Ngaku Diperkosa 8 Anak di Rumahnya
-
Kronologi Ibu Muda Pelaku Pencabulan 17 Anak di Jambi Ngaku Korban Pemerkosaan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?