Suara.com - Lucky Hakim telah menjadi sorotan setelah memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu. Keputusannya untuk mundur pun akhirnya ditanggapi oleh Bupati Indramayu Nina Agustina.
Nina menegaskan bahwa roda pemerintahan di kabupaten Indramayu tetap berjalan normal seperti biasa, meski ditinggalkan oleh Lucky Hakim.
"Roda pemerintahan (di Indramayu) tetap berjalan," tegas Nina di Indramayu, Jawa Barat, Selasa.
Tak hanya itu, Nina juga memastikan akan mewujudkan janji-janji dan programnya saat kampanye politik pada Pilkada 2020 silam. Ia juga mengungkap harapannya agar mundurnya Lucky Hakim dari wakil bupati Indramayu agar tidak menghambat program kerja yang telah disusun.
Dalam kesempatan ini, Nina juga meminta doa masyarakat Indramayu agar bisa terus mengemban amanat rakyat dengan merealisasikan program kerja, sehingga pembangunan di Indramayu terus berjalan lancar.
"Yang intinya adalah saya tetap bekerja baik untuk masyarakat Indramayu dan membangun Indramayu, sesuai janji saya untuk melakukan perubahan," tegasnya.
Nina mengaku komunikasi dengan Lucky Hakim juga masih berjalan hingga sekarang, meski tidak terlalu intens. Ia sendiri tidak mengetahui secara persis alasan artis dunia hiburan Tanah Air itu yang mendadak mengundurkan diri dari jabatannya.
"Komunikasi (dengan Lucky Hakim) lancar ya enggak juga, dibilang enggak ya biasa saja. Untuk permasalahan ini, kita tidak perlu menjadikan polemik yang negative thinking," ungkapnya.
Terlepas dari itu, Nina mengharapkan agar isu pengunduran diri Lucky Hakim tidak menjadi polemik berkelanjutan. Ini demi kelancaran pembangunan di Indramayu.
Baca Juga: Begini Prahara yang Dialami Lucky Hakim Selama Jadi Wakil Bupati Indramayu
Nina juga berjanji akan berkomunikasi dan menanyakan alasan Lucky Hakim mengundurkan diri. Namun, dia tidak akan memaksa dan menerima apa yang diinginkan Lucky. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Begini Prahara yang Dialami Lucky Hakim Selama Jadi Wakil Bupati Indramayu
-
Alasan Lucky Hakim Mundur dari Jabatan Sebagai Wakil Bupati Indramayu
-
Lucky Hakim Antarkan Sendiri Surat Pengunduran Dirinya dari Jabatan Wagub Indramayu ke Kantor DPRD
-
Bikin Kaget! Lucky Hakim Tiba-tiba Mundur dari Jabatan Wabup Indramayu, Rumor Tak Akur dengan Bupati Menyeruak!
-
Profil Lucky Hakim, Artis Sekaligus Politisi yang Mendadak Mundur Sebagai Wakil Bupati Indramayu
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat