Suara.com - Lucky Hakim mengumumkan pengunduran diri dari jabatan Wakil Bupati Indramayu pada Senin (13/2/2023). Adapun alasannya diketahui karena ia merasa tidak mampu menjalankan amanah sebagai wakil pemimpin suatu daerah.
Pria berusia 45 tahun itu sendiri sebelumnya dikenal sebagai aktor yang aktif di berbagai sinetron hingga iklan. Menyusul kabar pengunduran diri tersebut, harta kekayaan Lucky Hakim pun kerap dicari.
Harta Kekayaan Lucky Hakim
Berdasarkan data LHKPN yang dilaporkan pada 18 April 2022, harta kekayaan Lucky Hakim dalam periode 2021, mencapai Rp11,7 miliar. Adapun aset paling besar berupa tanah dan bangunan, yakni Rp13,4 miliar. Namun tak diketahui di mana saja lokasinya.
Lucky Hakim juga tercatat memiliki tiga kendaraan dengan total harga mencapai Rp305 juta. Kendaraan ini terdiri dari Toyota Rush 2012 sebesar Rp150 juta, Toyota Kijang Innova 2013 senilai Rp150 juta, dan Honda Supra 2003 yang harganya Rp5 juta.
Tiga kendaraan tersebut diketahui merupakan hasil sendiri. Lebih lanjut, Lucky Hakim juga memiliki harta harta bergerak lain sebesar Rp411,5 juta, kas setara kas Rp260 juta, serta harta lain senilai Rp600 juta.
Jika ditotal secara keseluruhan, harta yang dimiliki Lucky Hakim mencapai Rp14,9 miliar. Namun, nominal itu dipangkas utang sebesar Rp3,2 miliar sehingga harta kekayaannya menjadi Rp11,7 miliar.
Profil Lucky Hakim
Pemilik nama lengkap Lukman Hakim itu, lahir pada 12 Januari 1978. Ia dikenal sebagai aktor sejumlah sinetron, film, hingga iklan di era 2000-an. Lalu, pada tahun 2012, ia mulai terjun ke dunia politik.
Baca Juga: Artis Lucky Hakim Tinggalkan Jabatan Wakil Bupati Indramayu, Begini Respon Pasangannya
Lucky mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Bekasi, mendampingi Dadang Mulyadi, namun keduanya gagal melaju. Setelahnya, pada 2014, ia mendaftar sebagai anggota DPR mewakili PAN dan lolos untuk bekerja dalam periode 2014-2019.
Lanjut pada Pilkada Indramayu 2020, Lucky Hakim mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati untuk mendampingi Nina Agustina. Mereka berhasil memenangkan pemilihan itu dan diresmikan pada 26 Februari 2021.
Mundur dari Jabatan Wakil Bupati Indramayu
Lucky Hakim mengumumkan pengunduran diri dari jabatan Wabup Indramayu pada Senin (13/2/2023). Kabar ini sebelumnya terungkap lewat sebuah surat yang ia buat dan ditujukan kepada DPRD setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Syaefudin pun membenarkan kabar tersebut. Disebutnya, surat itu disampaikan langsung oleh Lucky dengan mendatangi kantor Sekretariat DPRD Indramayu.
Surat itu dibuat tertanggal 8 Februari 2023 dan ditujukan kepada DPRD Kabupaten Indramayu. Ia menyatakan ingin berhenti sebagai wabup Indramayu periode 2021-2026, karena tidak mampu menjalankan tugas dan amanah atas jabatan tersebut.
Berita Terkait
-
Artis Lucky Hakim Tinggalkan Jabatan Wakil Bupati Indramayu, Begini Respon Pasangannya
-
Lucky Hakim Mundur, Bupati Indramayu Minta Doa dan Buka-bukaan Bilang Begini
-
Begini Prahara yang Dialami Lucky Hakim Selama Jadi Wakil Bupati Indramayu
-
Alasan Lucky Hakim Mundur dari Jabatan Sebagai Wakil Bupati Indramayu
-
Lucky Hakim Antarkan Sendiri Surat Pengunduran Dirinya dari Jabatan Wagub Indramayu ke Kantor DPRD
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi