- Aktivis laporkan dugaan pemasungan dan perlakuan tak manusiawi di ribuan panti sosial.
- Mensos Gus Ipul janjikan pembenahan sistem dan registrasi ulang panti sosial.
- Yenny Rosa Damayanti desak pemerintah hentikan kekerasan terhadap penyandang disabilitas mental.
Suara.com - Dugaan praktik tidak manusiawi terhadap penyandang disabilitas mental di sejumlah panti sosial dilaporkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos). Temuan tersebut disampaikan langsung oleh para aktivis dalam pertemuan resmi di Kantor Kemensos, Jakarta.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), didampingi Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menerima kedatangan Yenny Rosa Damayanti dari Himpunan Jiwa Sehat. Dalam kesempatan itu, Yenny memaparkan kesaksian memprihatinkan dari para korban penyandang disabilitas mental.
Berdasarkan laporannya, terdapat indikasi praktik keji di hampir 20.000 panti sosial yang mayoritas berlokasi di Pulau Jawa.
“Di sejumlah tempat, kami menemukan penghuni dipasung dan dirantai. Pemberian makanan pun tidak layak. Bahkan, ada yang hanya dimandikan sebulan sekali menggunakan sabun deterjen,” ujar Yenny, Jumat (27/2/2026).
Yenny menilai kondisi ini sangat ironis, sebab panti yang seharusnya menjadi tempat pemulihan justru berubah menjadi ruang penyiksaan bagi penghuninya. Ia juga menyoroti adanya pungutan biaya kepada keluarga pasien meski layanan yang diberikan jauh di bawah standar kemanusiaan.
“Sebagian panti tetap menarik bayaran, namun perlakuan mereka terhadap penghuni sangat tidak manusiawi,” tambahnya.
Yenny menyebut bahwa laporan serupa sebenarnya sudah disampaikan sejak tahun 2016, namun ia merasa belum mendapatkan respons yang memadai dari pemerintah sebelumnya. Ia mendesak adanya penghentian segera atas segala bentuk kekerasan dan praktik yang merendahkan martabat manusia.
Merespons laporan tersebut, Mensos Gus Ipul menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat serta perlunya kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).
“Kita harus bekerja bersama. Setiap langkah penanganan wajib didasari bukti yang kuat agar tindakan kita tepat sasaran dan berdampak nyata,” tegas Gus Ipul.
Baca Juga: Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
Ia menjelaskan bahwa Kemensos telah memulai proses registrasi ulang Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sejak tahun lalu sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh sistem panti sosial di Indonesia. Gus Ipul mengapresiasi keberanian Yenny dalam membawa data dan fakta lapangan sebagai penguat bagi kementerian untuk mengambil tindakan tegas.
Sebagai langkah tindak lanjut, Kemensos berkomitmen memperkuat proses akreditasi, memastikan seluruh LKS terdaftar secara resmi, serta meningkatkan pengawasan dengan melibatkan partisipasi publik. Selain itu, Kemensos juga akan mempertegas sanksi hukum bagi pengelola panti yang terbukti melakukan pelanggaran berat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual