Suara.com - Aktor utama kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo kini sedang menanti hari kematiannya usai dirinya divonis mati oleh hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023).
Jika Sambo tak mengajukan banding atau bandingnya ditolak, maka eksekusi mati terhadap eks Kadiv Propam tersebut akan dilaksanakan.
Lantas timbul pertanyaan, di mana Sambo akan menghadapi regu tembak yang akan mengeksekusi mati dirinya?
Menengok Lembah 'Kematian' Nirbaya di Pulau Nusakambangan: Tempat dieksekusi matinya para tervonis
Hanya ada satu tempat di Indonesia yang dijadikan tempat eksekusi mati para narapidana, yakni Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Pulau Nusakambangan meski memiliki keindahan pemandangan alam yang asri menyimpan sebuah fakta kelam. Pulau Nusakambangan juga dijadikan Lapas yang dikelola oleh Kemenkum HAM. Lapas tersebut menahan para penjahat kelas kakap seperti pembunuh, pengedar narkoba, dan para terpidana teroris.
Lapas-lapas di Nusakambangan telah terisi 2.352 warga binaan dan terdiri atas beberapa level sebagai berikut:
- Lapas Terbuka dengan sistem pengamanan minimum untuk penjahat kelas-kelas kecil,
- Lapas Permisan dan Lapas Kembang Kuning dengan sistem pengamanan medium,
- Lapas Besi dan Lapas Narkotika dengan pengamanan maksimum,
- Lapas Batu, Lapas Pasir Putih, dan Lapas Karanganyar dengan pengamanan super maksimum untuk para narapidana kejahatan besar seperti para teroris.
Adapun di pulau tersebut juga terdapat sebuah lembah bernama Nirbaya yang dijuluki 'Lembah Kematian'. Pasalnya, lembah tersebut dijadikan tempat diberlakukannya eksekusi mati.
Nirbaya sendiri merupakan warisan dari kolonial Belanda dan aksesnya telah ditutup untuk umum semenjak 986 oleh Pemerintah Indonesia lantaran dijadikan tempat eksekusi mati para narapidana.
Baca Juga: Dramatis! Tangis Haru Richard Eliezer Pasca Divonis 1,5 Tahun Hingga Langsung 'Dikawal' Staff LPSK
Siapa saja yang pernah dieksekusi di Lembah Kematian?
Tanah Lembah Kematian kini telah basah oleh darah berbagai narapidana tervonis mati. Para teroris seperti Amrozi bin Nurhasyim, Imam Samudra, dan Huda bin Abdul Haq tewas di tempat tersebut usai dieksekusi regu tembak.
Tak hanya teroris, Lembah Kematian juga menjadi tempat terakhir bagi sosok gembong narkoba Freddy Budiman yang juga dieksekusi mati di pulau Nusakambangan.
Sambo dieksekusi mati
Eks Kadiv Propam Ferdy Sambo akhirnya resmi mendapat vonis mati dari majelis hakim via sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023).
Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta merampas nyawa seseorang dengan perencanaan terlebih dahulu sebagaimana yang didakwakan.
Ia dinyatakan melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sekaligus dinyatakan bersalah melanggar Pasal 49 UU ITE juncto Pasal 55 KUHP.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Dramatis! Tangis Haru Richard Eliezer Pasca Divonis 1,5 Tahun Hingga Langsung 'Dikawal' Staff LPSK
-
Satu-satunya Hal Memberatkan Vonis Bharada E: Tidak Menghargai Hubungan Akrab dengan Brigadir J
-
TOK! Bharada E Divonis 1,5 Tahun Penjara, Hakim Bilang Begini
-
Begini Sikap Istana soal Hukuman Mati Ferdy Sambo dan Vonis Richard Eliezer, Gerakan Bawah Tanah Gagal?
-
Berkat Doa Keluarga Mendiang Brigadir J, Bharada E Divonis Hanya 1,5 Tahun Hukuman Penjara
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'