Suara.com - Warga Kecamatan Kanigoro, Blitar, Jawa Timur mendadak dikejutkan dengan penemuan banyaknya keramik batu nisan yang dihancurkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Pecahan keramik nisan tersebut pun memenuhi TPU Glondong Blitar tersebut. Keramik nisan tersebut terlihat dihancurkan dalam satu waktu. Tak hanya itu, warga pun menemukan sepucuk surat yang ditemukan dekat nisan nisan tersebut.
Pesan tersebut tertulis, "Maaf bapak juru kunci RT/RW/Kamituwo. Awal kesepakatan, makam / kuburan Glondong dilarang dikijing berupa apapun. Hanya dua batu nisan atau maesan saja. Camkan. TTD, Munkar dan Nakir," isi pesan dalam kertas yang ditempel dengan selotip tersebut.
Masyarakat pun mencurigai bahwa aksi penghancuran keramik nisan ini merupakan tindakan warga sekitar yang mempunyai masalah terhadap tanah di TPU tersebut. Kerusakan yang dilakukan juga cukup banyak. Pihak Polres Blitar mengungkap setidaknya ada 60 makam yang dihancurkan.
Warga sekitar langsung mencari tahu siapa pelaku di balik tulisan dari "Munkar dan Nakir" ini. Banyak orang yang berspekulasi soal surat dari Munkar Nakir ini, seolah malaikat yang mengadili manusia di alam kubur ini bisa mengirimkan pesan kepada manusia. Penelusuran soal pelaku perusakan makam ini dilakukan agar surat dari "Munkar Nakir" ini dapat diketahui asalnya.
Alhasil, warga berhasil menemukan pelaku dari perusakan ini usai mengusut kemungkinan pelaku yang berada di sekitar makam. Polres Blitar akhirnya menetapkan Ketua RW Dusun Glondong, Desa Satreyan bernama Mansuri sebagai tersangka dalam kasus perusakan makam ini.
Dari hasil investigasi, Mansuri mengakui bahwa perusakan yang ia lakukan lantaran warga yang menguburkan anggota keluarga atau kerabat mereka di TPU Glondong banyak yang melanggar kesepakatan dengan sesepuh desa. Mansuri mengaku bahwa dahulunya sesepuh desa sudah menetapkan setiap makam baru tidak boleh dikijing atau dikeramik karena menghormati leluhur.
Namun, pihak Polres Blitar hingga kini belum bisa memastikan apakah kesepakatan yang disebut Mansuri benar-benar ada atau hanya alasan Mansuri belaka. “Kami (Polres Blitar) belum dapat memastikan ada tidaknya kesepakatan yang dimaksud oleh tersangka (Mansuri)” ungkap Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Tika Pusvitas Sari.
Kondisi hancurnya banyak makam di TPU Glondong Blitar ini sempat diunggah oleh salah satu warga dan mendapat banyak komentar dari warganet. Banyak orang yang mengaku kesal dengan tindakan Mansuri karena merugikan banyak orang.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Pasca Ledakan Petasan di Blitar, Polda Jawa Timur Kirim Tim Labfor
-
Kronologi Ledakan Rumah Produksi Mercon di Blitar, Ada Korban Tertimbun Puing Bangunan
-
Perusakan Puluhan Makam di Blitar, Enam Orang Telah Diperiksa
-
Dahsyatnya Ledakan Mercon Di Blitar: 15 Rumah Rusak, 1 Orang Tewas Dan 3 Tertimbun Reruntuhan
-
Duarrr! Bahan Petasan Meledak Di Blitar, Satu Orang Tewas Dan 3 Tertimbun Reruntuhan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini