Suara.com - Kepolisian bergerak cepat merespons kasus penganiayaan yang dialami oleh David (16 tahun), anak dari salah satu pengurus GP Ansor Jakarta Selatan, pada Senin (20/2/2023) lalu.
Pelaku penganiayaan adalah Mario Dandy Satrio (MDS) yang merupakan anak pejabat pajak, tepatnya pejabat eselon II Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Tak butuh waktu lama, jajaran Polres Metro Jakarta Setalan langsung menangkap dan menetapkan Mario sebagai tersangka penganiayaan.
Mario Dandy Satrio dijerat pasal berlapis
Mario dijerat dengan pasal berlapis. Tak hanya KUHP, ia juga diancam dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, mengingat usia korban masih tergolong di bawah umur.
Berdasarkan Pasal 76 c jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Mario terancam pidana maksimal 5 tahun .
Kombes Ade menuturkan, peristiwa penyaniayaan yang dilakukan Mario berawal ketika ia mendapatkan informasi dari teman perempuannya yang berinisial AGH. Temannya bercerita pernah mendapatkan perbuatan tak menyenangkan dari korban.
Tersangka lalu mendatangi korban dengan mengendarai mobil Rubicon ke komplek Grand Permata, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Selanjutnya, ia mengajak korban ke sebuah gang yang sepi.
Tanpa banyak bicara, Mario langsung memukuli korban hingga terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. Akibatnya, sampai kini, David masih koma dan belum sadarkan diri
Ulah Mario picu kemarahan dua menteri
Aksi penganiayaan yang dilakukan MDS kepada David mendapat perhatian dari dua menteri, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Malalui akun Instaram resminya @smindrawati, Sri Mulyani mengecam tindak kekerasan yang dilakukan Mario terhadap David.
Kemarahan itu bukan hanya karena aksi kekerasan yang dilakukan Mario, tapi juga karena semata-mata pelaku merupakan anak dari salah satu bawahannya di Ditjen Pajak.
Ia menegaskan, Kementerian Keuangan mendukung penuh penanganan hukum terhadap Mario yang kini tengah dilakukan oleh kepolisian.
Terkait kasus itu, Sri Mulyani juga mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan jajaran pegawai Kementerian Keuangan beserta keluarganya. Ini karena ulah Mario yang gemar pamer kekayaan ayahnya di media sosial, mulai dari
Hal itu berkaitan dengan ulah MDS yang gemar memamerkan kekayaan ayahnya di media sosial, seperti menunggangi mobil Rubicon dan motor Harley Davidson.
Amarah yang sama juga ditunjukkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui akun Instagramnya, @gusyaqut. Ia mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan anak pejabat pajak itu terhadap David, yang merupakan anak dari salah satu kader GP Ansor.
Sementara, selain menjabat sebagai Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas juga diketahui menjabat sebagai Ketua GP Ansor. Baginya, anak kader GP Ansor juga dianggap sebagai anaknya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Gak Mau Kalah dari Sri Mulyani, Segini Harta Kekayaan Pejabat Pajak yang Anaknya Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Heboh Kelakuan Arogan Anak Pejabat Pajak Hingga Pamer Kemewahan, Sri Mulyani : "Mengecam Gaya Hidup Mewah Dilakukan oleh Keluarga Jajaran Kemenkeu"
-
Gara-gara Pamer Rubicon, 45 Ribu Pegawai Pajak Ikutan Was-was
-
Harta Nyaris Samai Sri Mulyani, Kekayaan PNS DJP Rafael Alun Mayoritas Beli Sendiri Dan Hibah, Warisannya Sedikit
-
Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Aniaya David hingga Koma, Gus Yaqut Murka: Ini Anakku Juga, Catat Ini!
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel
-
5 Tuntutan Guru Madrasah ke DPR: Hapus Diskriminasi P3K Hingga Gaji Wajib Cair Tanggal 1
-
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Hari Ini, Siap-Siap Hujan Lebat dan Angin Kencang!
-
Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?
-
Gus Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Sebut Penetapan Tersangka Sudah Sesuai Aturan
-
Desak Pemerintah Bersihkan Oligarki, GMKR Tuntut Pemakzulan Gibran dan Adili Jokowi
-
Polisi Bagi-Bagi Roti dan Air di Tengah Aksi Ribuan Guru Madrasah di Depan DPR
-
Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI
-
Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan
-
Viral Maling Berjaket Merah Todongkan Senpi di Lenteng Agung, Polisi Buru Pelaku