Suara.com - Terdakwa kasus korupsi alih fungsi lahan dan tindak pidana pencucia uang (TPPU) Surya Darmadi mendadak mengamuk di ruang sidang, jelang pembacaan vonis dirinya pada Kamis (23/2/2023).
Ia terlihat emosi di hadapan persidangan karena menganggap kasus yang melilitnya hanya sebuat rekayasa. Surya Darmadi juga mengaku sempat dipaksa mencabut laporan praperadilannya tahun lalu.
“Tolong disebarkan ya bahwa saya dipaksa untuk cabut praperadilan pada tahun lalu, bulan Agustus. Kalau gak ikut praperadilan selesai semua,” ujar Surya Darmadi di PN Jakpus sambil melempar berkasnya.
Di hadapan awak media, ia juga menyatakan kalau kasusnya dijadikan pilot project, di mana UU Cipta Kerja tidak diberlakukan.
Surya Darmadi sempat disebut-sebut sebagai orang terkaya di Indonesia. Berapakah jumlah harta kekayaannya?
Sekilas kasus korupsi Surya Darmadi
Kasus korupsi yang menyeret Surya Darmadi disebut-sebut sebagai kasus korupsi drngan nominal kerugian negara terbesar di Indonesia.
Korupsi yang terjadi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit PT Duta Palma Group miliknya itu disebut telah merugikan negara hingga Rp104,1 triliun.
Awalnya Kejaksaan Agung menyebut kerugian dalam kasusnya mencapai Rp78 triliun.Namun setelah dihitung ulang, nilai kerugian yang ditemukan ternyata jauh lebih besar.
Baca Juga: Wah wah! Geger Harta Jumbo Rafael Alun Mencurigakan, Ratusan Pegawai Pajak Terbukti Curang
Nilai kerugian negara yang fantastis itu lantas menjadi perhatian publik, sehingga masyarakat mulai menyoroti harta kekayaan yang dimilikinya.
Kekayaan dan aset Surya Darmadi
Surya Darmadi merupakan juragan swit yang tak hanya mengelola PT Duta palma Goup. Ia juga terlibat dalam sederet perusahaan lainnya, sebab PT Duta palma Group memiliki sejumlah anak perusahaan.
Anak perusahaan tersebut di antaranya PT Duta Palma Nusantara, PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, PT Banyu Bening Utama, dan PT Seberida Subur.
Adapun asset yang dimiliki Surya dari perusahaan-perusahaan itu diantaranya 8 pabrik yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Pekanbaru, Jambi dan Kalimantan.
Delapan pabrik tersebut diperkirakan mempu menghasilkan 36 ribu liter minyak sawit setiap bulannya. Alhasil, kekayaan Surya Darmadi mengalir deras dari sejumlah proyek perusahaan yang ia miliki itu.
Berita Terkait
-
Wah wah! Geger Harta Jumbo Rafael Alun Mencurigakan, Ratusan Pegawai Pajak Terbukti Curang
-
Profil Lengkap Rafael Alun Trisambodo yang Dicopot Sri Mulyani
-
Imbas Kasus Anaknya, Menkeu Sri Mulyani Copot Jabatan Ayah Mario Dandy Satriyo
-
Mahfud Ungkap PPATK Sempat Lapor Anehnya Transaksi Keuangan Rafael Alun Pada 2012, Tapi KPK Tidak Tindaklanjuti
-
Dirjen Kemenkeu Kalah dan Nyaris Samai Sri Mulyani, KPK Bergerak Usut Kekayaaan Fantastis Pejabat Pajak Rafael: Ini Asalnya dari Mana?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!