Suara.com - Kasus penganiayaan yang menjerat anak pejabat pajak, Mario Dandy Satrio berbuntut panjang. Tak hanya membuat ayahnya, Rafael Alun Trisambodo dicopot Kementerian Keuangan (Kemenkeu), kasus itu juga membuat gaya hidup Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Suryo Utomo, jadi sorotan tajam.
Ini setelah hobinya mengendarai motor gede alias moge Harley Davidson tersebar luas. Petinggi Direktoral Jenderal Pajak (DJP) itu juga ternyata kerap menunggangi moge bersama para pegawai pajak lainnya yang tergabung dengan klub bernama Belasting Rijder DJP.
Hobi mewah Suryo Utomo yang turut memamerkan moge itu semakin menambah guncangan di tubuh DJP. Karena itu, menarik untuk menengok rincian harta kekayaan Suryo Utomo yang saat ini tercatat sebagai penerima gaji dan tunjangan tertinggi di DJP.
Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPK), Suryo Utomo terakhir melaporkan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2021. Dalam laporannya, ia tercatat memiliki harta sebesar Rp 14,4 miliar.
Suryo Utomo memiliki beberapa aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Bogor dan Kabupaten/Kota Bekasi. Total nilai tanah dan bangunan yang dimilikinya adalah Rp 14.164.826.688 atau Rp 14,1 miliar.
Rinciannya, tanah dan bangunan milik Suryo dengan nilai termahal berada di Jakarta Selatan yang mencapai Rp 6,9 miliar. Tanah dan bangunan ini memiliki luas 328 meter persegi/200 meter persegi.
Masih di wilayah yang sama, Jakarta Selatan, Suryo juga memiliki tanah dan bangunan dengan luas 160 meter persegi/200 meter persegi senilai Rp 2.750.000.000 atau Rp2,7 miliar.
Aset tanah dan bangunan selanjutnya terletak di Kabupaten/Kota Bekasi dengan luas 407 meter persegi/250 meter persegi. Aset ini ditaksir mencapai Rp 1.043.848.888 atau Rp 1 miliar.
Sementara itu, harta kekayaan Suryo dalam bentuk alat transportasi dan mesin dengan nilai mencapai Rp 947.000.000 atau Rp 947 juta. Salah satunya adalah moge Harley Davidson Sportster keluaran tahun 2003 yang dipamerkannya, di mana dalam LHKPN tercatat sebagai hasil sendiri dengan nilai Rp 155.000.000 atau Rp 155 juta.
Baca Juga: Dicurigai Aset Keluarganya, Berikut Deretan Tas Mewah Diduga Milik Ibu Mario Dandy
Tak cuma Harley Davidson, Suryo juga tercatat memiliki beberapa kendaraan roda dua. Mulai dari motor Honda Supra tahun 1997 dengan nilai Rp 1 juta dan Honda Beat keluaran tahun 2015 senilai Rp 10 juta.
Lalu ada motor Yamaha tahun 2015 dengan senilai Rp 3 juta dan Yamaha RX King tahun 1996 senilai Rp 16 juta. Ditambah salah satu motor mahalnya, yakni motor Kawasaki Er6 keluaran tahun 2019 senilai Rp 52 juta.
Kendaraan roda empat milik Suryo juga tidak kalah banyak. Ia melaporkan memiliki mobil Hyundai Tucson Minibus keluaran tahun 2014 dengan nilai Rp 270 juta dan mobil Toyota Ist Minibus tahun 2004 dengan nilai Rp 100 juta.
Isi garasinya masih ditambah dengan mobil Suzuki Futura Pick Up tahun 2008 Rp senilai 40 juta. Kemudian ada dua jeep, yakni mobil Jeep Willys tahun 1956 senilai Rp 100 juta dan mobil Jeep Cherokee tahun 1997 dengan nilai Rp 200 juta.
Seluruh harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin itu tercatat sebagai hasil sendiri milik Suryo.
Ia juga masih melaporkan harta bergerak lain senilai Rp 1.541.500.000 atau Rp1,5 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp 2.799.617.880 atau Rp2,7 miliar.
Berita Terkait
-
Dicurigai Aset Keluarganya, Berikut Deretan Tas Mewah Diduga Milik Ibu Mario Dandy
-
Berada di Rumah Sakit Mayapada Jakarta Sekira 15 Menit, Kuasa Hukum Mario Dandy Satriyo Sampaikan Permohonan Maaf Lisan atas Nama Klien
-
Kasus Mario Dandy Go International, Media Asing Salah Pakai Foto David GadgetIn
-
Rafael Alun Trisambodo Dicopot Jabatannya, Koleksi Barang Mewah Sang Istri Disorot
-
Menilik Aset Rumah Mewah Rafael di Jogja, Jarang Ditempati Hanya untuk Transit dan Liburan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!