"Mungkin kondisinya belum saatnya mungkin untuk datang," ujar Dolfie.
Dolfie menyebut pihak RS Mayapada meminta rombongannya untuk kembali di lain waktu. Alhasil, pihaknya gagal menyampaikan permintaan maaf kepada David dan keluarga.
"Belum sempat (minta maaf). Karena dari rumah sakit mungkin belum izinkan. Karena kan masih di ICU," jelas Dolfie.
Dolfie berkilah pihaknya belum berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait kedatangan hari ini. Meski begitu, dia menyebut kedatangannya dalam maksud menyampaikan permintaan maaf dari kliennya.
"Kami kan sebenarnya secara spontanitas kami datang ke sini jadi kami tidak ada koordinasi sebelumnya memang kami tujuannya hanya ingin berdoa dan ingin menyampaikan permohonan maaf aja itu," ungkapnya.
"Bukan ditolak, cuma mungkin belum saatnya," sambungnya.
Tercatat, David sudah tujuh hari sudah David dirawat di ICU RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan. David sempat tidak sadarkan diri setelah dianiaya secara brutal oleh Mario Dandy.
Berita Terkait
-
Diduga Dapat Penolakan Saat Jenguk David, Kuasa Hukum Mario Dandy: Belum Saatnya
-
KPK Jadwalkan Pemanggilan Ayah Mario Dandy Satriyo Terkait Harta Kekayaan
-
Tak Tega dengan David Latumahina, Kiky Saputri Minta Kekasih Mario Dandy Dipenjara: Ga Terima
-
Kondisi David Kian Membaik, Pihak Keluarga: Belum Sadar Total, Masih Kayak Bayi
-
Menparekraf Sandiaga Uno Singgung Mobil Rubicon Mario Dandy Satrio di Bromo Semeru, Rusak Kawasan Konservasi?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004