Suara.com - Klub motor gede (moge) Blasting Rijder mendadak viral di media sosial belakangan ini. Klub berisi para pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) itu menjadi sorotan di tengah gaya hidup para pegawai Kemenkeu.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati bahkan geram dan minta klub motor itu dibubarkan. Dia menegaskan bahwa mengendarai dan memamerkan moge bagi pejabat atau pegawai pajak dan Kemenkeu telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik, sekalipun moge itu diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi.
Simak daftar pejabat Kemenkeu yang punya moge berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) KPK.
1. Dirjen Pajak Suryo Utomo
Suryo Utomo jadi paling disorot karena fotonya terpampang jelas ketika mengendarai moge bersama dengan Blesting Ridjer. Pria yang menjabat Dirjen Pajak sejak 1 November 2019 itu tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp14,45 miliar berdasarkan LKHPN 2021.
Dia memiliki moge berupa motor Harley Davidson Sportster 2003 dengan sumber yang tertulis dari hasil sendiri senilai Rp155 juta. Selain itu, Suryo juga memiliki motor Kawasaki ER6 tahun 2019 senilai Rp52 juta.
2. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Sri Mulyani Indrawati juga memiliki moge bermerek Honda Rebel CMX500 tahun 2019. Dari LHKPN tercatat moge itu senilai Rp145 juta. Harta kekayaannya tercatat senilai Rp58,05 miliar dalam LHKPN yang dilaporkan pada periode 2021.
3. Sekretaris DJP Peni Hirjanto
Baca Juga: KPK Dinilai Bisa Langsung Ringkus Rafael Alun Trisambodo Kalau Saja Tak Bisa Beri Bukti Hal Ini
Berdasarkan data LHKPN terakhir, total harta yang dimiliki Peni senilai Rp12,64 miliar. Dalam data harta yang berupa alat transportasi dan mesin, dia tercatat memiliki motor Honda Rebel CMX 500 Naked Bike tahun 2019 yang berasal dari hasil sendiri.
4. Direktur Peraturan Perpajakan I Hestu Yoga Saksama
Hestu Yoga Saksama melaporkan harta kekayaannya senilai Rp9,2 miliar. Salah satu motor dengan kapasitas mesin besar yang dimilikinya adalah Honda Rebel CMX500 tahun 2018 senilai Rp130 juta.
5. Direktur Perpajakan Internasional DJP Mekar Satria Utama
Dalam LHKPN, Mekar terungkap memiliki total harta kekayaan senilai Rp6,4 miliar. Dia tercatat punya Honda Rebel CMX500 AH in MT tahun 2018 senilai Rp120 juta.
6. Direktur Penegakan Hukum DJP Eka Sila Kusna Jaya
Berita Terkait
-
KPK Dinilai Bisa Langsung Ringkus Rafael Alun Trisambodo Kalau Saja Tak Bisa Beri Bukti Hal Ini
-
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Rp78 M: Lampaui Sri Mulyani, Jadi Orang Paling Tajir di Kemenkeu
-
Farhat Abbas Prihatin Ayah Mario Dandy Satriyo Mundur: Kenapa Bukan Menterinya yang Mundur?
-
Dirujak Anak Buah Sendiri, Rocky Gerung Sebut Sri Mulyani Harus Mundur
-
Sri Mulyani Tegur Pegawai Pajak: Dibanding Gegayaan Naik Moge Mending Jalan Kaki
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar