Suara.com - Beredar fakta Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut memiliki agama asli Buddha. Tak hanya itu, agama asli itu juga dikatakan menjadi alasan Megawati kerap menghina Islam.
Narasi tersebut dibagikan oleh akun YouTube Lidah Rakyat pada Selasa, 28 Februari 2023. Hingga berita ini dipublikasikan, narasi seputar agama asli Megawati itu telah disaksikan mencapai 18 ribu kali.
Akun itu tampak membagikan judul dan thumnnail video yang seolah-olah menarasikan bahwa agama asli Presiden RI ke-5 tersebut adalah Buddha.
Adapun narasi yang dibagikan dalam judul video sebagai berikut:
"M£g?wati Beragama Asli Budha?? Pantas Tak Henti Hina Islam, Data Ini Jadi Bukti Saksi??Viral News~"
Sementara narasi dalam thumbnail sebagai berikut:
"FAKTA MENGEJUTKAN !! TERNYATA BERAGAMA ASLI BUDHA PANTAS TAK HENTI HINA ISLAM, SEMUA TERBUKTI SETELAH MELIHAT DATA INI."
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Pengadilan Agama Ungkap Aldilla Jelita Resmi Gugat Cerai Indra Bekti
Berdasarkan penelusuran, beredarnya kabar Megawati memiliki agama asli Buddha dan disebut menjadi alasan kerap menghina agama Islam adalah tidak benar.
Faktanya, isi video yang dibagikan Lidah Rakyat sama sekali tidak membahas agama asli Megawati beragama Buddha. Sebaliknya, isi video membahas terkait tanggapan pegiat media sosial Saeful Zaman.
Tanggapan Saeful itu menyoroti lingkungan Bada Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ia menjelaskan sebelum Megawati menyindir ibu-ibu pengajian, Kepala BPIP Yudian Wahyudi juga pernah membuat pernyataan kontroversial yang menyebut agama sebagai musuh terbesar Pancasila.
Narasi yang ada di dalam isi video itu sendiri mengutip dari artikel Warta Ekonomi yang dipublikasikan pada 21 Februari 2023 lalu. Artikel yang dimaksud berjudul "Ulah Megawati Nyinyir Ibu-ibu Pengajian Disebut Selaras dengan Kepala BPIP yang Sebut Agama Musuh Pancasila: 'Sangat Wajar'"
Sebagai informasi, Megawati sebelumnya sempat mengatakan bahwa dirinya beragama Islam. Ia juga membeberkan dirinya pernah menunaikan ibadah haji dan umrah lebih dari satu kali.
Walau begitu, Ketua Dewan Pengarah Pancasila BRIN itu merasa heran karena kerap dianggap sebagai sosok yang tak Islami. Namun, ia tetap tidak mau ambil pusing dengan tudingan tersebut.
Berita Terkait
-
Pengadilan Agama Ungkap Aldilla Jelita Resmi Gugat Cerai Indra Bekti
-
CEK FAKTA: Beredar Gambar Megawati dan Puan Maharani Bermain Judi Slot, Benarkah?
-
Diam-diam jadi Orang Penting di Balik Koalisi 3 Partai Besar Ini, Megawati Sudah Tahu 'Gerakan Senyap' Jokowi Jelang Pilpres
-
5 Macam Hukum Islam Beserta Penjelasannya, Sebagai Pedoman Hidup Muslimin
-
Sudah Terendus Megawati, Analis Sebut Jokowi Jadi Sosok 'Pembina' Koalisi KIB
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Tuntut Kenaikan Upah 2026, Massa Buruh dari Jakarta dan Jabar Padati Kawasan Monas
-
Daftar Pengalihan Rute Transjakarta Selama Demo Buruh di Depan Istana
-
Geger Penyidik Geledah Kementerian Kehutanan, Kejagung Membantah: Cuma Pencocokan Data
-
Belum Juga Tetapkan Tersangka Kasus Haji, Apa Alasan KPK?
-
Adhi Karya Klaim Masih Dibahas, Pemprov DKI Tetap Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Pekan Depan
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Kapan? Prediksi Jadwal dan Persyaratan
-
Rem Blong di Tanjakan Flyover Ciputat, Truk Tronton Tabrak Truk hingga Melintang
-
BGN Optimistis Target 82,9 Juta Penerima MBG Tercapai 2026, Guru dan Santri Masuk Tambahan
-
Bukan Digeledah! Kejagung Ungkap Alasan Sebenarnya Sambangi Kantor Kemenhut
-
Gelar RDPU di Masa Reses, Komisi III Serap Masukan Pakar Terkait Reformasi Polri hingga Kejaksaan