Suara.com - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyoroti soalnya banyak jalan rusak di ibu kota. Hal ini seiring dengan hujan deras hingga banjir yang kerap terjadi di beberapa wilayah belakangan ini.
Karena itu, Anggara meminta jajaran Dinas Bina Marga agar bergerak cepat dan secara aktif memantau jalan rusak. Ia tak mau petugas hanya mau melakukan perbaikan ketika mendapatkan laporan dari masyarakat saja.
“Akhir-akhir ini hampir setiap hari wilayah DKI hujan sehingga meningkatkan potensi jalan rusak atau berlubang. Kemarin kan ramai tuh jalan rusak di jalan layang Pancoran, jalan akses Marunda dan sebagainya," ujar Anggara kepada wartawan, Kamis (2/3/2023).
"Saya minta Dinas Bina Marga dapat proaktif memantau jalan-jalan yang rusak, jangan hanya tunggu laporan,” katanya menambahkan.
Ia juga meminta Dinas Bina Marga tak lamban bergerak dengan urusan administrasi dalam melakukan perbaikan jalan.
“Jangan juga terbatas masalah administrasi seperti jalan tertentu yang mungkin urusan Pemerintah Pusat, ya Dinas Bina Marga juga aktif koordinasi ke pusat,” ucapnya.
Terlebig lagi, jalan rusak akan berbahaya bagi pengendara mobil dan motor yang melintas. Kemacetan juga bisa terjadi karena pelambatan kendaraan yang melintas di jalan rusak.
“Ini menjadi urgen karena kalau dibiarkan akan membahayakan pengendara mobil dan motor. Apalagi saat jalanan licin karena hujan," pungkasnya.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Jakarta Hari Ini, 20 RT Terendam Banjir Hingga 33 Orang Mengungsi
Berita Terkait
-
Hujan Deras Guyur Jakarta Hari Ini, 20 RT Terendam Banjir Hingga 33 Orang Mengungsi
-
Prihatin Lihat Jalan Rusak, OMG Lampung Terjun Langsung Bantu Perbaikan Jalan
-
SDG Gerak Cepat Respon Bencana Banjir di Kabupaten Karawang
-
Sekda DKI Sebut Banjir di Jakarta Bukan karena Kiriman Daerah Penyangga, Tapi Faktor Hidrometeorologi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya