News / Nasional
Jum'at, 03 Maret 2023 | 14:07 WIB
Ilustrasi data gempa. (Pixabay)

Keduanya dekat dengan Segmen Kumering Utara dan Selatan serta Semangko Barat dan Timur yang mengarah ke Barat Laut-Tenggara hingga Teluk Semangko. Zona ini pun tak jauh dari sesar aktif,  yakni Semangko Graben dan Ujung Kulon .

Lalu, gempa dahsyat juga diakibatkan oleh adanya aktivitas multi segmen dari sesar aktif yang kemungkinan terjadi Kota Banda Aceh. Sebab disana ada Segmen Aceh dan Seulimeum berdekatan dengan jalur sesar aktif, Batee hingga Pidie Jaya.

4. PUPR Kirim Tim ke Turki

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkap bahwa ada tim yang akan dikirim ke Turki. Adapun tujuannya untuk mempelajari konstruksi bangunan di sana yang hancur akibat gempa dahsyat.

"Kami dari Kementerian PUPR dan Persatuan Insinyur Indonesia akan mengirim tim ke Turki. Bukan untuk bantuan kemanusiaan, tapi untuk mempelajari keruntuhan gedung di sana," ujar Basuki dalam Rakornas BNPB di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).

Hal tersebut menurutnya perlu dilakukan agar bangunan-bangunan di Indonesia tidak mengalami kerusakan parah saat gempa. Terlebih, reruntuhan itu dapat mengakibatkan banyak korban jiwa yang sebelumnya tertimbun.

5. Langkah Pemerintah Mencegah Kerusakan Akibat Gempa

Dalam kesempatan yang sama, Basuki juga menuturkan bahwa pihaknya tengah berupaya untuk meningkatkan ketahanan konstruksi bangunan di berbagai kota besar dan kawasan yang rawan gempa. Ia pun menjelaskan langkah-langkahnya.

Pertama, perlu dilakukan evaluasi audit secara berkala terkait ketahanan konstruksi atas guncangan gempa. Lalu, memperkuat konstruksi pada bangunan yang belum memenuhi standar tahan gempa. Adapun penerapannya dilakukan melalui persetujuan dari para pemilik gedung.

Baca Juga: Kemenag Salurkan Bantuan Rp13,2 Miliar untuk 64 Madrasah di Cianjur yang Terdampak Gempa Bumi

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Load More