Suara.com - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyoroti soal banyaknya warga kehilangan dokumen karena hangus terbakar saat kejadian ledakan depo Pertamina Plumpang pada Jumat (3/3) lalu yang turut menelan belasan korban jiwa.
Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI turun tangan memperhatikan masalah ini.
Hal ini disebutnya juga harus menjadi perhatian Pemprov dalam memenuhi kebutuhan warga selain sandang, pangan, dan papan.
“Kebutuhan dasar selain sandang dan pangan tentunya dokumen identitas yang kemungkinan besar ikut terbakar di insiden kemarin. Ini juga harus dibantu pengurusannya oleh Pemprov melalui dinas terkait,” ujar Anggara kepada
Ia menjelaskan bahwa dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Akta Lahir, Ijazah, BPJS, dokumen perbankan dan sebagainya harus segera didapatkan kembali oleh warga.
“Dokumen-dokumen itu harus diurus segera agar tidak menghambat urusan masing-masing warga ke depannya. Apalagi bagi anak-anak yang akan mendaftar sekolah ada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) beberapa waktu ke depan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ia meminta Pemprov DKI segera mencari solusi untuk para korban mendapatkan tempat tinggal yang layak.
“Masalah relokasi juga jangan terlalu lama. Ada usulan dipindahkan di Wisma Atlet atau Rumah Susun yang masih tersedia, itu silakan dikomunikasikan dengan warganya dulu lalu dieksekusi,” pungkas Anggaea.
Tag
Berita Terkait
-
Buntut Panjang Santunan Pertamina ke Keluarga Korban Kebakaran Depo Plumpang, Warga: Gak Boleh Nuntut
-
Beri Santunan Rp10 Juta Tapi Larang Korban Kebakaran Menuntut, DPR ke Pertamina: Usut Oknum Pemberi Uang!
-
DPR Dalami Aduan Warga Plumpang Terima Uang Rp10 Juta Agar Tidak Tuntut Pertamina
-
Jawaban Pertamina Soal Surat Pernyataan Korban Kebakaran Plumpang Tak Boleh Menuntut
-
Keras Keluarga Korban Plumpang Tolak Titipan Surat Pertamina: "Gimana Kalau Saya Bunuh Kamu, Lalu Saya Kasih Rp 10 Juta"
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan